NABIRE - Semenjak dibukanya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mekar Sari pada tahun 2011 hingga tahun pelajaran 2020/2021, telah menamatkan 795 orang peserta dari tiga program paket.

Dari 795 orang peserta yang lulus dari PKBM Mekar Sari ini, terdiri dari Paket C sebanyak 400 orang, Paket B sebanyak 300 orang dan program Paket A sebanyak 95 orang peserta dari 10 angkatan lulusan.

Pada awalnya PKBM Mekar Sari ini berkedudukan di Kampung Kali Semen, Distrik Nabire Barat.

Beroperasi selama 4 tahun dan pindah lagi dan berada hingga saat ini di seputar Kelurahan Siriwini, Distrik Nabire.

“PKBM Mekar Sari dipastikan akan membuka kelas jauh lagi di 3 distrik,” kata Ketua PKBM Mekar Sari Nabire, Deni Herman Laturiuw, S.PdK, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Rabu (7/4/21).

Sesuai dengan program dan jadwal, mulai awal tahun pelajaran 2021/2022 akan dibuka kelas jauh Paket C, B dan A di Distrik Teluk Kimi, Distrik Wanggar dan Distrik Yaro.

Ini bukan sebuah janji saja, tetapi seluruh administrasi dari 3 PKBM kelas jauh yang akan dibuka ini telah lengkap syarat administrasinya.

  Serta sudah disiapkan guru tutor yang akan mengabdi melayani masyarakat di tiga kelas jauh tersebut.

Dirinya selaku pimpinan langsung dari PKBM Mekar Sari Nabire, kini tengah membuat jadwal dan mempersiapkan tenaga guru serta tempat belajar bagi 3 PKBM kelas jauh.

Sebab selaku guru yang masih aktif tugas, pihaknya ingin memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat.

  “Kita yang putus skolah agar mereka juga dilayani dan disentuh oleh dunia pendidikan,” ujarnya. (des)