NABIRE - Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Penjabat Gubernur, Anwar Harum Damanik menekankan, masalah kesehatan semua berhak mendapatkan hak yang setara.

Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat pada Hari HIV/Aids Sedunia, yang di peringati, Sabtu (30/11/2024), di Nabire, Provinsi Papua Tengah, yakni 'Hak setara untuk semua bersama kita bisa'.

"Dari tema ini mengingatkan kita bahwa disetiap individu tanpa memandang latar belakang status sosial, atau kondisi kesehatan berhak mendapatkan hak yang setara," ujar Pj Gubernur Papua Tengah, diwakili Pj Sekda Papua Tengah, Frets James Boray, dalam sambutannya pada Hari HIV/Aids sedunia, Sabtu sore tadi di Taman Gizi, Oyehe.

"Hak akses terhadap informasi, pendidikan, pengobatan serta dukungan sosial, serta HIV Aids tidak memandang perbedaan," ujarnya.

Lanjutnya, semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan, yang setara kepada mereka yang terdampak, HIV/Aids juga tantangan global, namun harus disadari dampaknya sangat terasa di tingkat lokal, khususnya di Provinsi Papua Tengah.

"Kita juga menghadapi tantangan yang kompleks, terkait dengan penyebaran HIV/Aids, terbatasnya akses informasi serta adanya stigma dan diskriminasi kepada penderita HIV, menjadikan penanggulangan HIV/Aids di daerah ini memerlukan pendekatan yang lebih sensitif dan inklusif," katanya.(edi)



Baca selengkapnya di Koran Papuapos Nabire atau update lengkap di www.papuaposnabire.com