NABIRE - Ketika hadir dan membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda), Jumat (16/4/21) Di aula Beppeda, Penjabat Bupati Nabire dr. Anton Tony Mote mengatakan, jangan ada program yang muluk-muluk tetapi tidak tepat sasaran. Misalnya dana untuk operasional pegawai yang habis dipakai atau digunakan untuk orang banyak, tetapi pegawai yang masuk kantor bisa dihitung dengan jari.

Untuk itu disarankan lewat hasil Musrenbangda ini, kita mempunyai target kinerja yang harus lebih baik.  Agar bisa mencapai hasil yang lebih baik pula. Penjabat Bupati Nabire meminta untuk membuat program yang lebih baik dan tepat sasaran.

Sehingga hasil atau program yang diusulkan oleh masing–masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan mampu melihat persoalan yang riil di lapangan.

Misalnya pada bidang pendidikan dan kesehatan serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.  Walaupun terbatas tetapi hasil dan targetnya langsung dirasakan masyarakat.

Dan hal lain yang menjadi perhatian bersama di Kabupaten Nabire untuk saat ini adalah masalah sampah. Sehingga hal ini jangan hanya menjadi tanggung jawab satu OPD, tetapi OPD lain juga ikut mendukung.

Tema Musrenbangda kali ini “Terwjudnya kapasitas kelembagaan yang profesional guna meningkatkan penanganan Pandemi Covid-19 serta pembangunan ekonomi yang berbasis kultur dan berkelanjutan.” (des)