NABIRE - Piter Maisini Duwitau yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Paniai terpilih dari Partai Hanura, menuntut agar dirinya ditetapkan sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Paniai periode 2019-2024. Jika aspirasi ini tidak direalisasikan, dirinya meminta pembatalan pelantikan bagi 3 anggota DPRD Kabupaten Paniai terpilih dari Partai Hanura. “Saya sudah mendapatkan surat rekomendasi dari DPC Partai Hanura Kabupaten Paniai untuk menjabat sebagai wakil ketua DPRD Paniai. Nomor surat rekomendasi 003/SRWKDPRD/PAN/VIII-X/2019 tertanggal 8 Oktober 2019. Tapi jika yang terjadi itu tidak sesuai dengan surat rekomendasi ini, maka saya meminta agar 3 orang anggota DPRD Paniai dari Partai Hanura untuk tidak dilantik,” ujarnya saat bertandang ke redaksi, Selasa (28/1) kemarin. Mendukung hal ini, sejumlah tokoh pun turut menyampaikan aspirasinya untuk mendukung Piter Maisini Duwitau menjabat sebagai wakil ketua DPRD Paniai. Para tokoh itu diantaranya, Luis Yatipai, tokoh intelektual, Yance Wamuni, Kepala Suku Dumadama, Anton Diwitau, tokoh pemuda,  Yafet Diwitau, tokoh agama, dan Mariana Kogoya, tokoh wanita. Mereka meminta kepada Pimpinan Cabang Partai Hanura Paniai, pertama, pimpinan Partai HANURA harus menghargai putusan Rapat Pimpinan DPC Partai Hanura terhadap rekomendasi yang dikeluarkan. Kedua, pihaknya tidak menerima perubahan-perubahan terhadap rekomendasi awal. Apabila terjadi perubahan terhadap pemberian rekomendasi awal maka perangkat Pimpinan Partai Hanura dapat bertanggung jawab secara Hukum. Ketiga, pihaknya tidak akan membiarkan proses perubahan dapat terjadi mengutamakan kepentingan Pribadi. Apabila terjadi perubahan maka pihaknya akan melakukan aksi masyarakat Distrik Dumadama, menuntut Surat Rekomendasi Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura. (ros)