NABIRE – Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire dan kepada semua pihak terkait termasuk penyelenggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panwas Nabire yang telah melaksanakan proses demokrasi Pemilihan Umum Anggota DPR DPD dan DPRD provinsi dan Kabupaten Nabire yang berlangsung 9 April lalu dengan berjalan baik, aman dan lancar. Dikatakan Bupati Isaias, kepada media ini melalui sambungan telepon Minggu siang, atas nama pemerintah daerah dan selaku pembina politik di daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Nabire secara khusus bagi mereka yang telah menyalurkan hak pilihnya dengan baik dan menyukseskan Pileg tahun 2014 lalu.Kata bupati, pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) kemarin hingga rapat pleno rekapitulasi dan perhitungan perolehan suara telah berjalan baik dan aman. Ini yang penting, situasi dan kondisi daerah dapat terjaga dengan baik dan aman sampai sekarangpun keamanan daerah tetap kondusif.Untuk itu, atas nama pemerintah daerah dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire yang telah sama-sama menjaga daerah dengan baik dan kepada pihak aparat keamanan baik itu TNI maupun Polri yang telah berkerja dengan semaksimal mungkin, bupati memberikan aspresiasi dan penghormatan.Sementara itu menjawab pertanyaan media ini, terkait adanya informasi akan ada perhitungan dan rekapitulasi ulang hasil Pileg, itu teknis dan itu merupakan masalah hukum, bukan masalah atau urusan masyarakat. Yang jelas, kata Bupati Isaias, soal pilihan itu hak warga masyarakat apapun hasilnya nanti kita harus menerimanya. Menang atau kalah itu sudah merupakan hal biasa dalam politik dan bagaimana kelanjutan dari tahapan serta proses Pemilu Legislatif ini kita sama-sama menunggu dan menantikannya.Diakhir komentarnya, bupati menghimbau dan meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire tidak terkecuali untuk sama-sama menjaga situasi serta keamanan daerah. Diluar itu, Isaias Douw juga mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi atau terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar.(wan)