Piet Nawipa: Bicara Pendidikan di Papua Tengah, Harus Bersih Pikiran, Jujur, Adil dan Benar

NABIRE - Ketika ditemui Papuapos Nabire, Senin (28/7/25), Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Piet H. Nawipa, S.Pd, secara tegas mengatakan, berbicara pendidikan di Provinsi Papua Tengah, terutama harus bersih dalam pikiran, kita harus jujur, harus adil dan juga kita harus benar dalam memberikan atau melaporkan data.
Karena berbicara dalam konsep pembangunan apa pun di daerah ini hingga ke pemerintah pusat, semuanya harus berdasarkan data, jangan sampai terkesan pemerintah pusat mempunyai data lain dan di kabupaten dan provinsi juga punya data yang lain alias tidak sama. Sehingga, untuk saat ini dan ke depannya hanya dibutuhkan data yang sesuai dengan fakta di lapangan.
Untuk itu, diharapkan kepada pemerintah dalam hal ini sekolah-sekolah negeri dan pihak yayasan (sekolah swasta) harus bangun satu gaya dalam data yang valid untuk mewujudkan pendidikan yang berkwalitas di kota–kota hingga daerah–daerah terpencil. “Jangan di sekolah cuma hanya ada 5 murid, tetapi dalam laporan ditulis 50 murid atau siswa,” ujarnya.
Sehingga diharapkan dalam membangun dunia pendidikan, lebih diutamakan pihak pemerintah, pyayasan dan para guru yang bertugas di lapangan harus bersih diri dulu guna membangun kwalitas pendidikan yang diharapkan dan lebih penting guru dalam melaksanakan tugas tidak hanya mengejar pengetahuan saja, tetapi guru juga harus punya ketrampilan.
Karena dalam tugas guru tidak hanya mengajar, tetapi juga harus mendidik. Untuk itu, ada tiga aspek penting yang harus dimiliki seorang guru dalam tugasnya, antara lain Kognitif (ilmu pengetahuan), Afektif (sikap atau perilaku) dan Psikomotorik (ketrampilan) yang cukup.(des)
Bagikan artikel ini



