NABIRE - Dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi di Kabupaten Nabire yang kondusif, aman dan damai, sehingga masyarakat dalam beraktifitas bisa merasa tenang, nyaman serta interaksi antar warga masyarakat yang heterogen dengan berbagai macam suku, agama, adat istiadat juga bisa berjalan dengan rukun, saling hormat menghormati, saling menghargai.

Kehidupan seperti ini bukan perkara mudah, bila tidak semua eleman masyarakat, pemerintah dan aparat Keamanan TNI-Polri bersatu, bersama-sama, bersinergi dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Nabire.

Hal ini disampaikan Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K, saat menerima pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua Tengah H. Nuryadi, dalam sebuah pertemuan resmi, Senin (17/2/2025) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW LDII Papua Tengah juga memperkenalkan Ketua DPD LDII Kabupaten Nabire yang baru, Pawiro, SP, dan pertemuan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Ketua DPW LDII Papua Tengah Nuryadi menyampaikan, terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini antara LDII dan Polres Nabire dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Selanjutnya, Nuryadi mengemban amanah menjadi Ketua DPW LDII Papua Tengah.

Sementara itu, Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu mengapresiasi peran LDII dalam membantu menciptakan suasana kondusif di wilayahnya. Ia berharap ketua yang baru, Pawiro, dapat meneruskan sinergi yang baik antara LDII dan kepolisian dalam membangun masyarakat yang damai dan religius.

Dengan adanya pergantian kepemimpinan ini, LDII Kabupaten Nabire diharapkan semakin aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan dakwah serta terus berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.(edi/ist)