NABIRE - Senin (21/6/21), utusan perwakilan guru SD temui Asisten II Setda Nabire, Ir. M. Thaib Syafuddin di rung kerjanya. Utusan guru SD itumasing–masing, Yafet Wonsiwor, S.Pd, Deni Herman Laturiuw, S.Pd, M.Pd, Michael Rumbrapuk dan Salomina Runtuboi, S.Pd.

Pada pertemuan tersebut, di hadapan Asisten II Setda Nabire, empat orang perwakilan guru SD ini meminta agar pencairan dan sertifikasi, non sertifikasi, dana daerah 3T dan dana Otsus bagi daerah 3T secepatnya dibayarkan.

Di hadapan Setda Nabire guru Deni Herman Laturiuw meminta agar dana sertifikasi dan non sertifikasi merupakan hak para guru yang tidak boleh ditahan atau diperhambat. Sebab yang mengurus dana sertifikasi itu para guru sendiri dengan biaya sendiri. 

Katanya, dana sertifikasi triwulan satu, seharusnya dibayarkan pada bulan April lalu. Namun hingga saat ini memasuki triwulan dua belum juga dana sertifikasi triwulan pertama dibayarkan.  Sehingga kehadiran perwakilan guru SD ini ingin meminta agar dana sertifikasi dapat dibayar.

Di tempat yang sama, Asisten II Serda Nabire mengatakan, selaku asisten telah menerima laporan atau aspirasi para guru SD dan selanjutnya akan menyampaikan ke atasan atau pimpinan daerah.

Kata dia, dirinya selaku bawahan tidak mempunyai kewenangan.  Sebab selaku Pelaksana Tugas Harian (PLH) Sekda akan tetap menyampaikan apa yang telah disampaikan dan selanjutnya tugas pimpinan daerah ini untuk menjawabnya.

Selain itu koordinator para guru SD, Yafet Wonsiwor juga menambahkan, jika pemerintah daerah tidak secepatnya membayarkan hak para guru berupa dana sertifikasi, maka guru SD akan turun jalan dengan masa yang paling besar. (des)