Pertemuan DPW LDII dan Papuapos Nabire Bahas Kerjasama Bidang Jurnalistik
NABIRE - Dalam upaya menjalin komunikasi yang harmonis serta memperkuat hubungan kelembagaan, pimpinan media Papuapos Nabire bersilaturahim ke Sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua Tengah (PPT) yang berlokasi di Jl. Surojo Tanojo Karang Mulia, Nabire, Papua Tengah, Kamis (24/4/2025) lalu.

NABIRE - Dalam upaya menjalin komunikasi yang harmonis serta memperkuat hubungan kelembagaan, pimpinan media Papuapos Nabire bersilaturahim ke Sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua Tengah (PPT) yang berlokasi di Jl. Surojo Tanojo Karang Mulia, Nabire, Papua Tengah, Kamis (24/4/2025) lalu.
Kunjungan pimpinan Papuapos Nabire, Suroso, SE dan wartawan Edi Sutrisno disambut hangat Ketua DPW LDII Papua Tengah, H. Nuryadi, S.Pd., M.MPd., bersama Sekretaris DPW LDII Papua Tengah, Ir. Niki Afidah Mukmin, S.T.M.T., serta Ketua Biro Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPW LDII Provinsi Papua Tengah, Arbi Muhlis.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak berdiskusi mengenai pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang konstruktif dan edukatif kepada masyarakat. Selain itu, turut dibahas potensi kerja sama antara Papuapos Nabire dan DPW LDII Provinsi Papua Tengah dalam mendukung program-program sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan di wilayah Papua Tengah.
Silaturahim ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang positif antara media dan organisasi keagamaan, demi menciptakan lingkungan informasi yang sejuk dan menyejukkan.
Dalam kesempatan tersebut juga, Nuryadi mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Papuapos Nabire yang telah hadir dan bersilaturahim ke sekertariat DPW LDII Papua Tengah, dan membuka peluang untuk melakukan kerjasama terutama di bidang jurnalistik.

Nuryadi menjelaskan, dunia digital kini menjadi dunia tanpa batas (borderless world) yang memungkinkan siapapun menyuarakan opini, termasuk yang menyesatkan. Dalam kondisi tersebut, literasi digital menjadi tameng utama bagi masyarakat untuk menyaring informasi.
“Kami di beri tugas DPP untuk membentuk pokja KIM,dan Alhamdulillah sudah terbentuk yang mana tugas nya untuk memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat terutama di dunia maya," tuturnya.
Menurutnya, LDII kerap menjadi sasaran narasi negatif akibat informasi yang tidak akurat dan tersebar luas di media sosial. oleh Karena itu, KIM atau LINES yang di bentuk oleh DPW LDII dituntut tampil lebih aktif dan kredibel menyampaikan fakta.
“Kami DPW LDII Papua tengah memberi ruang dan dukungan penuh kepada KIM dan LINES agar menggunakan platform digital dengan lebih progresif, demi menyampaikan dakwah dan kontribusi LDII secara jujur dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu Suroso menyambut baik dan siap untuk bekerjasama dengan LDII di bidang jurnalistik.
“Saat ini kami pun sedang melakukan sosialisasi dan pelatihan ke sekolah-sekolah, dan saat ini kami fokuskan ke sekolah tingkat SLTP dan SLTA,” ujarnya. (edi)
Bagikan artikel ini



