NABIRE - Dalam upaya memberi pemahaman dan upaya deteksi dini pada masyarakat luas, Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) cabang Nabire, bekerja sama dengan Puskesmas Bumiwonorejo, dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Rabu (11/12/2024) lalu.

Kegiatan bertempat di ruang pertemuan Puskesmas Bumiwonorejo serta menghadirkan kelompok dukungan sebaya dari Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP), Puskesmas yang dapat hadir dan perwakilan petugas penanggung jawab HIV, bersama kliennya hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Pembukaan laporan panitia mewakili Abenego Anouw, dr.Pingki mengatakan, peserta kali ini ditargetkan 120 orang yang berasal dari komponen organisasi yang bergerak dalam HIV, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) provinsi, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) provinsi, Persadia, RSUD, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Yayasan Sorong Sehati, Yayasan Pelangi Maluku, Puskesmas yang memiliki Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan klien yang sudah minum Antiretroviral (ARV).

Lanjutnya, adapun pendanaan dari KPA Provinsi Papua Tengah, Persadia Cabang Nabire, PKK Provinsi Papua Tengah, kepanitiaan dari Persadia unit Puskesmas Bumiwonorejo.

Dokter Pingki selaku penanggung jawab kegiatan, mengingatkan bahwa umur harapan hidup semakin baik dengan ARV, untuk memastikan dan menjaga pola hidup serta menurunkan gula darah, dan kesehatan seperti yang tercantum dalam Kartu Menuju Sehat (KMS), menuju lanjut usia yang sehat mandiri, aktif dan produktif.

“Karena sakit ikutan pada diabetes juga bisa ada, seperti pada mereka yang HIV karena penurunan daya tahan tubuh dengan penyebab yang berbeda, tetapi sama dalam pemeriksaan melalui pemeriksaan darah,” ujarnya.

Kegiatan dibuka Staf Ahli KPA Provinsi Papua, dr. Frans FC Sayori, M.Kes, yang menekankan terkait Suluh Temukan Obati Pertahankan (STOP) menjadi bagian dalam usaha menuju 3 tujuan program HIV di 2030 dan tidak ada lagi kasus HIV baru, serta tidak ada yang meninggal karena AIDS, dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi.

Materi berkaitan hari ini dengan interaksi obat oleh perwakilan apoteker dari Puskemas Bumiwonorejo dan materi nutrisi dari Tim Gizi Puskemas Bumiwonorejo, terkait Persadia.

Selaku Ketua Persadia Cabang Nabire, Abraham Marai, SKM.,M.Kes, menekankan soal cek kesehatan sejak dini dan dalam kesempatan itu juga Abraham menyerahkan alat pemeriksaan gula darah pada peserta dengan skrining gula darah tinggi dan berharap dapat belajar serta memantau gula darah mandiri.

“Kegiatan ini ditutup dengan menerima makanan bahan nutrisi bagi klien yang minum obat dan makan siang, dengan contoh menu seimbang,” pungkas Pingki.(edi/ist)