Perlu Ada Langkah Tepat Tekan Kasus Pembobolan Kantor OPD
DEIYAI - Tahun lalu, sering terjadi pembobolan kantor OPD di lingkungan Pemkab Deiyai dan di tahun 2025 juga masih saja terjadi.

DEIYAI - Tahun lalu, sering terjadi pembobolan kantor OPD di lingkungan Pemkab Deiyai dan di tahun 2025 juga masih saja terjadi. Seperti yang terjadi pada kantor BPBD Deiyai, beberapa hari lalu, maka kedepan perlu ada langkah tepat untuk menekan kasus pembobolan, contohnya menyangkut sistem pengamanan sejumlah kantor OPD di Deiyai.
“Kami sangat berharap, kedepan dengan bupati definitif bersama para pimpinan OPD dapat memberikan perhatian serius untuk pengamanan kantor OPD agar jangan terjadi pembobolan kantor dan fasilitas umum, lebih khusus perkantoran sebagai tempat pelayan publik,” harap Beatus Waine, Sekretaris BPBD Deiyai.
Lanjutnya, jika hal ini dibiarkan dan tidak seriusi dan disikapi, maka akan menggangu terus tempat pelayananan publik, bahkan akan menganggu fasilitas umum lainnya, yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kita seriusi menyakapikondisi ini. Jangan kita biarkan begitu saja. Saya sangat setuju ketika saat debat kandidat Bupati dan Wakil Bupati Deiyai, ada satu pertanyaan soal pengamanan kantor. Itu sangat bagus dan juga salah satu soal yang bisa menjadi perhatian bersama, setelah terpilih siapa pun bupati, dapat memperhatikan kondisi dimaksud. Sehingga kedepan semuanya dapat berjalan baik dan aman, dalam menjalani tugas pemerintahan dan pelayanan publiknya dengan baik pula,” katanya.
Menurutnya, salah satu langkah yang bisa dilakukan kedepan, tenaga honorer bersama anggota Satpol PP bisa difungsikan untuk menjaga sejumlah kantor, selain langkah lain yang bisa dilakukan dalam rangka menjaga kondisi perkantoran. Ide-ide cemerlang dari para pimpinan OPD, maupun semua pihak, mari disatukan untuk menjaga kondisi perkantoran yang aman, sesuai harapan bersama.
“Mudah-mudahan kedepan, dapat menekan kasus-kasus pembobolan yang terjadi dan jangan jumpai lagi kasus kemalingan lainnya,” tandasnya.(hbb)
Bagikan artikel ini



