NABIRE - Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan memperkuat Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Provinsi Papua Tengah, Inspektorat Provinsi Papua Tengah menyerahkan laporan hasil monitoring dan asistensi terhadap perangkat daerah di Provinsi Papua Tengah. Acara penting ini berlangsung di Hotel Mahavira dua, Selasa (03/12/2024).

Kepala Inspektur, Samuel Rihi, dalam sambutannya menyampaikan, tujuan utama dari kegiatan monitoring dan asistensi ini untuk memberikan masukan yang konstruktif serta identifikasi terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki dalam proses pengelolaan pemerintahan di Provinsi Papua Tengah. Hasil dari monitoring ini tentunya akan menjadi dasar bagi semua, untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada serta memperkuat hal-hal yang sudah berjalan dengan baik.

Dukungan teknis kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Kami berharap bahwa hasil ini akan menjadi bahan refleksi dan perbaikan bagi kita semua dalam meningkatkan kinerja pemerintahan yang lebih baik dan optimal dimasa yang akan datang," ucapnya.

Kepada seluruh yang terlibat dalam proses monitoring dan asistensi ini, pihaknya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih di Provinsi Papua Tengah,” ujar Kepala Inspektur Papua Tengah.

Samuel Rihi memaparkan hasil monitoring dan asistensi yang telah dilakukan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan program dan kegiatan, hingga pengawasan dan evaluasi.

Sementara itu, Pj Gubernur Anwar Harun Damanik yang diwakili Asisten I Sekda Papua Tengah, Bidang Pemerintahan, Menase Kadepa membuka secara resmi kegiatan asistensi monitoring. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam mencapai tujuan pembangunan.

“Asistensi ini merupakan momentum bagi kita semua untuk saling berbagi informasi, pengalaman dan best practice dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

Menase juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah hadir dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Saya berharap melalui kegiatan ini, kita dapat menemukan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing,” imbuhnya.

Di luar itu, berharap agar hasil monitoring dan asistensi ini dapat menjadi titik awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Papua Tengah. “Kami juga berharap agar APIP di Provinsi Papua Tengah dapat semakin berperan aktif dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan transparan,” pungkasnya.(sam)