NABIRE - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis berita resmi terkait statistik, dengan topik berita resmi statistik diantaranya perkembangan indek harga konsumen serta inflasi di Kabupaten Nabire.


Ketua Tim Distribusi BPS, Abimayu menyampaikan, perkembangan indek harga konsumen dan inflasi Provinsi Papua Tengah, perkembangan berbagai harga komoditas pada April 2024, berdasarkan pemantau BPS Kabupaten Nabire, bertempat di Kantor BPS, Jalan Pepera, Kamis (2/5/2024) kemarin.


Abimanyu menambahkan, pada April tahun 2024 Kabupaten Nabire mengalami inflasi sebesar 1,58 persen, jika dilihat dari kelompok pengeluaran, pada bulan April ada 4 kelompok yang mengalami inflasi, 1 kelompok mengalami deflasi dan 6 kelompok tidak mengalami inflasi maupun deflasi, ada inflasi bulanan tertinggi ada pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,58 persen.


"Inflasi dari tahun ke tahun, yaitu inflasi pada April tahun 2024 terhadap April tahun 2023 sebesar 6,38 persen, inflasi terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 12,09 persen, sementara tahun ke tahun terendah terjadi pada kelompok kesehatan dan pendidikan, masing-masing 0,21 persen," ucap Abimayu.


Dirinya mengatakan, inflasi terdalam terjadi pada kelompok pakaian dan alas kaki itu sebesar 2,15 persen dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,49 persen jika ditinjau menurut kelompok pengeluaran sebesar 9 kelompok mengalami inflasi dan hanya 2 kelompok mengalami deflasi, secara umum pada April 2024 terjadi sebesar 1,58 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 6,38 persen.


"Kelompok yang memberikan akhir inflasi pada bulan April ini tercatat pada makanan, minuman dan tembakau dengan andil sebesar 1,58 persen, adapun komoditas yang dominan yang memberikan andil adalah cabe rawit, kacang panjang, bawang merah, kangkung dan ikan mujaer," katanya.


Abimayu juga menambahkan, peningkatan cabe rawit disebabkan karena belum memasuki musim panen serta memasuki hari raya, sementara permintaan cabe rawit sedang banyak. Selain itu, peningkatan bawang merah pada hari raya karena stok tidak banyak.


Staf Statistik Harga, Siti Fatimah menyampaikan, nilai tukar petani adalah nilai untuk kesejahteraan petani yang dikeluarkan dari nilai model indeks barang yang dibayar oleh petani dengan barang yang diterima.(sam)