NABIRE - Perjuangan menghadirkan Provinsi Papua Tengah tinggal diwujudkan, bukan lagi harus melewati kajian akademik ataupun upaya lain. Hal ini mengingat kemarin dikabarkan akan dilakukan kajian akademik oleh pihak tertentu terkait pemekaran Provinsi Papua TengaH tersebut. Demikian diterangkan salah satu pentolan perjuangan reaktifisasi dan realisasi Provinsi Papua Tengah Norbertus Mote kepada awak media ini kemarin. Menurutnya, pembentukan dan upaya perjuangan untuk menghadirkan Provinsi Papua Tengah telah dilaksanakan sejak tahun 2007 silam hingga 2017 kemarin dan sampai tahun inipun terus diperjuangkan. Sejumlah pesyaratan telah dilaksanakan bahkan dilalui. Mulai bahan usulan pembentukan Provinsi Papua Tengah, usulannya sendiri hingga studi kelayakan pun telah dilewati. Menurutnya, perjuangan guna menghadirkan provinsi ini sebenarnya sudah sangat lama sesuai lahirnya UU 45 tahun 1999. Sehingga tim komite yang dikomandoi AP Youw itu bukan hal baru. Kita saat ini tinggal menunggu direalisasikan pemekaran Papua tengah. Karena kalau mau jujur, perjuangan pengaktifan Provinsi Papua Tengah ini sudah melalui proses panjang, dari kajian akademik atau naskah akademik dan kajian letak bakal calon ibukota provinsi Papua Tengah pun sudah terlampaui. Jadi, intinya bila kita mau bicara pemekaran Provinsi Papua Tengah mari kita sama-sama satukan pandangan dan pendapat untuk bagaimana kita berjuang lahirnya provinsi ini untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah bagian tengah Papua ini khususnya. (wan)