NABIRE - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HKN) ke-111 tingkat Kabupaten Nabire dilaksanakan dalam bentuk upacara. Bertindak selaku Irup Wakil Bupati Nabire Amirullah Hasyim, S.IP.,MM, Senin (20/5), bertempat di lapangan Satpa Marga Kodim 1705/Paniai. Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, bangsa ini adalah bangsa yang besar. Yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam dwilingga salin suara berikut ini, gotong-royong. Dikatakan Wabup, ketika diminta merumuskan dasar negara Indonesia dalam pidato dihadapan badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia, Bung Karno, menawarkan Pancasila yang berintikan lima asas.Namun Bapak Proklamator Republik Indonesia tersebut juga memberikan pandangan bahwa jika nilai-nilai Pancasila tersebut diperas kedalam tiga sila, bahkan satu “sila” tunggal, maka yang menjadi intinya inti, core of the core adalah gotong-royong. Menurut Bung Karno: "Jika kuperas yang lima ini menjadi satu, maka dapatlah aku satu perkataan yang tulen, yaitu perkataan gotong royong. Gotong-royong adalah pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat bersama, perjuangan bantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho-lopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama! Itulah gotong royong!” Sebagaimana diserukan oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada pidato di depan sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia tahun 2018 lalu, dari Tanah Minang kita diimbau dengan petuah ‘berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’. “Atas nama Menteri Kominfo saya menyampaikan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang keseratus sebelas, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong,” ujarnya.(modes)