NABIRE - Situasi perekonomian di wilayah Nabire, Kamis (14/07/22) terpantau tidak dalam keadaan baik-baik saja alias lesu. Hal ini dikarenakan adanya informasi terkait aksi unjuk rasa tentang penolakan Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Papua yang akan dilakukan Kamis (14/07/22). Terpantau dari pagi hari, banyak toko maupun kios yang sebagian memilih tutup dan sebagian memilih untuk tetap membuka usahanya, walupun dengan pintu toko yang dibuka hanya sebagian. 

Imbas dari aksi unjuk rasa tersebut, sebagian toko maupun kios, bahkan warung makan yang biasanya buka, lebih banyak yang memilih tutup untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Aktifitas perekonomian di wilayah Kota Nabire, memang sedikit mengalami gangguan dan terlihat di jalan-jalan yang biasanya dipadati kendaraan bermotor juga tampak lengah. Bahkan [erkantoran yang buka juga tidak berjalan seperti hari-hari biasa, dimana para pegawai sibuk dengan aktifitas kerja pemerintahan. Bahkan, ada instansi pemerintah yang memilih tutup dan akan kembali melakukan pelayanan pada Jumat (15/07/22). 

Aktifitas perekonomian dan juga jual beli di Kota Nabire diperkirakan akan kembali normal pada hari ini Jumat (15/07/22). Sehingga, dengan adanya situasi kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif, akan menaikkan kembali aktifitas perekonomian di wilayah Kota Nabire. (cad)