NABIRE - Percepatan penurunan stunting di kabupaten dogiyai tidak hanya dijalankan dan dilaksanakan tanpa suatu Perencanaan dan komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dogiyai dan semua pihak yang ada.


Untuk itu, perlunya adanya tahapan strategi yang harus dilaksanakan, seperti tahapan satu dan tahapan dua, yaitu analisis situasi serta penyusunan rencana kegiatan.
Demikian seperti disampaikan Sophia Gobai, S.GZ, selaku Pejabat Stunting Dinkes P2KB Provinsi Papua Tengah, belum lama ini.


Pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi aksi konvergensi tahap satu dan dua percepatan penurunan stunting Kabupaten Dogiyai ini dilaksanakan beberapa hari yang lalu dan dibuka oleh Penjabat Bupati Dogiyai diwakili Plh Sekda Kabupaten Dogiyai, Natalis Agapa, SE.,M.Si selaku Asisten II Setda Dogiyai.


Pj Bupati Dogiyai dalam sambutannya mengatakan, percepatan penurunan stunting adalah upaya yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitiv melalui kerjasama multisektor dari pusat, daerah dan desa. Dengan langkah yang mengacu pada lima pilar yang berisikan kegiatan untuk percepatan penurunan stunting.


Diharapkan kiranya para OPD terkait bisa bertanggung jawab dan berpartisipasi aktif untuk melaksanakan penurunan stunting di Kabupaten Dogiyai. Dengan memberikan data-data dibutuhkan, untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.(wan/ist)