NABIRE - Perayaan HUT PMI ke-79 dari Pelatih PMR Tingkat Wira diharapkan di setiap sekolah ada PMR, namun pelan-pelan dulu, dan dengan HUT PMI ini jangan sampai khususnya PMR di kota ini jangan sampai meredup, dan terimakasih untuk SMA 3 karena telah menyediakan tempat, untuk HUT PMI ke-79 ini.


Dikatakan Pelatih PMR Wira, Ns, Ardiansa, S.Kep, M.kes, di SMA Negeri 3 Nabire, Selasa (17/09/2024), harapan pribadi untuk di HUT PMI yaitu PMR di setiap sekolah ada, namun pelan-pelan dulu mulai dari SMA 1, SMK 1, dan SMA 3.


Untuk SMA 1, SMA 3 dan SMK 1 Nbaire tetap solid dan jangan sampai khususnya PMR di kota ini jangan sampai meredup, dan terimakasih untuk SMA 3 karena telah menyediakan tempat untuk HUT PMI ke-79 ini.


"Awal rencana kita ingin membuat acara besar diantaranya, beberapa lomba kepalangmerahan, lomba pasang bongkar tandu, cerdas cermat dan lomba pertolongan pertama antar sekolah," ucapnya.


Setidaknya kita bisa merayakan HUT PMI ke-79 dengan pawai obor, cerdas cermat, dan games lagu, lain dari pada itu ada beberapa keluhan dari senior, kadang PMR di sekolah kita itu dipandang sebelah mata, dan kadang ada teman pingsan kita sudah berusaha untuk cepat tanggap.


"Dari pertama adanya PMR di Nabire, tentu ada bahasa-bahasa dan tidak perlu didengarkan, cukup masuk ke telinga kiri keluar ke telinga kanan, karena kita tau bersama kalau kita bukan dokter dan perawat ataupun mantri, dan kita hanya melakukan pertolongan pertama," ujarnya.


Tegas dia, kita bekerja untuk mengevaluasi, dari pada korban di tengah lapangan saja. Semoga PMI di Papua Tengah bisa berdiri dan harapan kita bersama, dan untuk PMI kabupaten bisa ada sehingga di sekolah-sekolah itu tidak seperti, anak ayam yang kehilangan induknya, PMI melatih dengan sukarela dan dengan hati.


Sementara itu, Pendamping PMR Wira SMA Negeri 3 Nabire,  Abdullah Pureklonon, S.Pd, dalam sambutannya mengatakan, PMI hanya bisa mengayomi agar semangat, dan belajar lagi dalam organisasi atau eskul PMR dan kalau sudah masuk eskul kebersamaan itu yang paling utama, dan dengan adanya kebersamaan organisasi itu bisa maju.


Komunikasi itu sangat penting juga dalam berorganisasi, dan saling menjaga satu sama lain dari SMA 1, SMA 3, dan SMK 1 dan supaya kegiatan-kegiatan selanjutnya bisa berjalan. "Agar adik-adik melihat kebersamaannya bagus, komunikasinya bagus, PMRnya aktif, dan agar mereka semangat mengikuti eskul di sekolah mereka masing-masing," ujarnya.


Tegasnya, semangat menjalankan tugasnya di sekolah masing-masing, sembuhkan yang sakit dan jangan matikan yang sehat.


Dikatakan Sekretaris PMI Kabupaten Nabire, Marthen Toding, S.KM.,M.Kes ketika diwawancarai, teristimewa untuk SMA 3 Kabupaten Nabire, karena telah ikut merayakan HUT PMI yang ke-79, walaupun pengurus belum aktif, tetapi relawan sudah siap dan siaga, dan untuk para relawan dan pelatih yang dengan sukarela membimbing anak-anak.(edi)