NABIRE - Bertempat di halaman SMAN 1 Plus KPG Nabire, Jumat (28/10/22), para guru, komite sekolah, jajarannya para dosen, pelajar serta mahasiswa PGSD merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) sekolah yang ke-20 dan juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tahun 2022. Atraksi suku budaya identitas ditampilkan dalam rangkaian kegiatan upacara bendera di halaman sekolah.

Kepsek SMAN 1 Plus KPG Nabire, Fransiscus Don Bosco Johanes, S.Pt, M.MPd dalam sambutannya menyampaikan, Sumpah Pemuda ini untuk mengenang kembali bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 atau 94 tahun yang lalu, para pemuda seluruh Indonesia mengikrarkan sumpah pemuda sebagai tanda bahwa untuk membangun gerakan atau membangun semangat persatuan dalam kebhinekaan demi terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Diikrarkan sumpah pemuda, 17 tahun kemudian terjadi proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Perayaan hari ulang tahun saat ini adalah untuk mengingatkan kembali bagi kita semua bahwa demi tercapainya Kemerdekaan Republik Indonesia itu adalah jasa perjuangan para pemuda, semangat yang mereka miliki adalah semangat kebersamaan.

Dalam kebhinekaan yang memproklamasikan kemerdekaan diwakili oleh Soekarno dan Hatta. Itu adalah semangat perjuangan pada saat itu yang 17 tahun mereka berjuang sejak pada tahun 1928 hingga Soekarno dan Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang mengikrarkan sumpah pemuda itu adalah dari berbagai kalangan, tidak dari satu kalangan, tidak hanya satu suku, tidak hanya satu agama, tidak hanya satu ras. Tetapi dalam berbagai keanekaragaman, keberagaman itulah yang menjadi sumber kekuatan bagi para pemuda pejuang ketika itu.

Dan pada saat ini juga kita merayakan HUT ke-20 sekolah dan ini juga untuk mengingatkan bahwa sekolah kita tidak muncul seperti yang ada saat ini tetapi memiliki rentetan perjuangan yang begitu panjang. Sejak dibukanya sekolah ini berpindah satu tempat ke tempat yang lain hingga dari Kaliboo ke SP1 Nabar dan dulu tidak seperti ini bahwa jangka waktu 20 tahun.

Perjuangan yang sangat panjang sehingga sekolah kita sudah berada pada kondisi seperti ini. Kita patut mengucap syukur kepada Tuhan karena selama 20 tahun kita semua telah berjuang untuk menumbuhkembangkan SMAN 1 KPG hingga saat ini. Untuk itu tugas dari kita semua sebagai generasi penerus dari pejuang yang membangun sekolah ini adalah mengumbuhkembangnya secara terus menerus hingga pada saat nanti kita semua berperan dalam membangun bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (modes)