NABIRE – Saat apel pagi Senin (7/8/23) di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Plh Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP, MM, salah satunya menyinggung soal masih minimnya penyerapan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Tengah. Dirinya menyebut, penyerapan anggaran sampai saat ini masih 15,84%. Terdapat 7 OPD di bawah 10% dan terdapat 5 OPD di bawah 20%.

“Pada saat ini tim anggaran sedang melaksanakan rasionalisasi, realokasi dan refocusing anggaran. Akan terdapat beberapa kegiatan di OPD yang akan dimatikan dan direalokasikan sesuai dengan program prioritas pejabat gubernur 12 agenda utama,” ujarnya.

Dikatakan Plh Sekda Damanik, minggu lalu BKPSDM sudah melakukan sosialisasi tentang E–Kinerja. Di bulan September ini sudah harus dilounching, sehingga untuk triwulan keempat semua sudah berbasis E–Kinerja.

“Kita akan lihat sejauh mana, apakan itu berapa persen kehadiran dan berapa persen kinerja kita akan lihat dan kedepannya kita akan naikkan lagi,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, Pj Gubernur Papua Tengah mengatakan juga pada hari Rabu juga ada rapat dengan daerah terkait laba bersih PT. Freeport yang 6% khusus kabupaten. Terkait dengan hal itu, Pj Gubernur Papua Tengah menyampaikan beberapa hal yang harus disampaikan saat apel pagi ini.

Lanjutnya, Pj Gubernur Papua Tengah bersama Kadis Sosial dan Kadis Kesehatan saat ini berada di Wamena dan Puncak memantau langsung penyaluran bantuan sosial atas kekeringan di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi di Kabupaten Puncak.

Selain itu, Plh Sekda Damanik juga sempat menyinggung soal hasil kunjungan kerja ke 2 Kabupaten, Dogiyai dan Deiyai beberapa waktu lalu. Lanjutnya, Kabupaten Dogiyai akan menjadi pilot project bidang pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat). Sementara kabupaten lainnya juga akan mendapat perhatian dari provinsi disesuaikan dengan kerakteristik daerah tersebut.

Pada saat apel itu juga disampaikan, pada Kamis (3/8/23) telah tercapai kesepakatan antara Pemprov papua dan Pemprov Papua Tengah tentang pembagian alokasi laba bersih PT. Freeport Indonesia untuk tahun 2022, artinya APBD akan naik dan kesejahteraan harus naik. 

“Karo Ortal sudah menyelesaikan penyusunan ANJAB, ABK dan lain lain, BKPSDM sudah menyiapkan aplikasi E–Kinerja, jaringan dan Kominfo antar OPD belum tersedia, September harus sudah dilaksanakan. Kita tingkatkan kinerja OPD, antara pimpinan OPD, pejabat Esalon III, IV, staf dan bendahara tolong bekerja sama yang baik dan terbuka. DPA tersebut bukan bahan rahasia yang hanya diketahui segelintir orang pada masing–masing OPD. Tetapi sebagai dasar pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh seluruh jajaran pada setiap OPD.


Perayaan HUT RI


Saat apel pagi juga dibahas soal perayaan HUT ke-78 RI yang tinggal 10 hari kedepan. Plh Sekda Damanik meminta kepada panitia agar segera memantapkan program kerja masing–masing, dari draft kegiatan HUT yang digagas pada saat ini.

Rencananya, lomba yang dipertandingkan dan tanggung jawab oleh provinsi diantaranya, lomba paduan suara, lomba Yosim Pancar, lomba panjat pinang.

“Harap dilaksanakan dengan baik, profesional dan jangan mencoreng nama baik Provinsi papua tengah. Sementara acara yang dilaksanakan diantaranya Taptu, renungan suci, zirah, pengukuhan Paskibra, upacara kenaikan bendera, upacara penurunan bendera, repsepsi dan tanggal 18 pelaksanaan upacara bawah air di Pantai Nabire. Kita semua akan sangat sibuk disamping melaksanakan tugas-tugas rutin kantor,” ujarnya. (rob)