Penyaluran Kredit BRI di Papua Tengah Dominasi 37% Pangsa Pasar UMKM

NABIRE - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Cabang Nabire menunjukkan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Papua Tengah. Hal ini terlihat dari dominasi BRI dalam penyaluran kredit UMKM, yang berhasil meraih pangsa pasar sebesar 37% di seluruh Papua Tengah.
Kepala Cabang BRI Nabire, Mohamad Arief Nur Pratama, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (07/08/2025), menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari fokus BRI dalam melayani segmen mikro.
"Penyaluran kredit kami, khususnya untuk UMKM di Papua Tengah, mencapai 37%. Ini menunjukkan komitmen kami untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal," ujar Arief.
Pangsa pasar 37% ini mencakup wilayah operasional BRI Papua Tengah, yang memiliki dua cabang utama di Nabire dan Timika. Layanan BRI menjangkau kabupaten-kabupaten seperti Nabire, Dogiyai, Paniai dan Deiyai.
Arief menambahkan, BRI tidak hanya berfokus pada penyaluran kredit, tetapi juga pada edukasi masyarakat mengenai pentingnya menabung.
Selain fungsi bisnis perbankan, BRI juga memiliki peran penting sebagai agen penyalur Bantuan Sosial (Bansos) dan dana bantuan pemerintah lainnya.
"Kami sering mendapat bagian terbesar dalam penyaluran Bansos, dana bantuan untuk kesehatan, Pendidikan dan program lainnya. Ini juga bagian dari komitmen kami sebagai bank milik pemerintah," jelas Arief.
Ia juga menyoroti sinergi antara BRI dengan anak perusahaan seperti Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM). Sinergi ini bertujuan untuk memaksimalkan pembiayaan kepada masyarakat, terutama untuk segmen mikro dengan plafon kredit di bawah Rp500 juta.
Arief menjelaskan, BRI memiliki segmen pembiayaan yang berbeda-beda. Kredit mikro ditujukan untuk pinjaman hingga Rp500 juta, kredit kecil hingga Rp5 miliar, dan kredit menengah hingga Rp25 miliar. Fokus utama BRI tetap pada segmen mikro, yang dianggap memiliki potensi terbesar di wilayah tersebut.
"Kami berkomitmen untuk hadir dalam setiap kegiatan Car Free Day (CFD) di Nabire. Ini adalah salah satu cara kami untuk terus menjalin komunikasi dan melayani para UMKM binaan kami," tutup Arief, seraya menegaskan bahwa kehadiran BRI tidak hanya sebatas kantor, tetapi juga langsung berinteraksi dengan masyarakat.(sam)
Bagikan artikel ini


