NABIRE - Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) dan Launching Pekan Imunisasi Nasional (PIN) ditutup oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Silvanus Sumule, Sp.OG(K). Rapat dengar pendapat dan sesi tanya jawab berlangsung aman dan membawa sebuah pemikiran baru serta solusi-solusi untuk penangangan kesehatan yang berada di Provinsi Papua Tengah, berlangsung di Islamic Center, Kamis (29/05/2024).


Launching PIN adalah tanggung jawab kita bersama agar tidak terjadi kasus-kasus Polio, maka dari itu imunisasi dasar lengkap harus terus dilakukan.
"Kita melaunching PIN ini tanggung jawab besar kita untuk mensukseskan pelaksanaan layanan PIN di Kabupaten. Ketika kita menganggap enteng imuninasi dasar lengkap hal-hal ini akan muncul terus tantangan bagi semua kepala dinas yang ada di kabupaten," katanya.


Harapan dari dr. Silvanus Sumule meminta rekan-rekan mengecek keadaan di lapangan, seperti apa terkait cakupan imunisasi khusus PIN, serta keterlibatan masyarakat untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan.


"Kita sudah melaunching dan proses itu dan sudah bisa jalan dan saya berharap sesudah teman-teman pulang mari tolong dicek di lapangan bagaimana cakupan imunisasi kita khusus PIN, kita memberikan dukungan kepada lembaga-lembaga masyarakat, bahwa kita harus melakukan yang namanya memberdayakan masyarakat kita harus melibatkan masyarakat untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan," ungkap Silvanus Sumule.


Provinsi Papua Tengah mendatangkan narasumber dari kejaksaan, dikarenakan tidak mau dana yang diberikan dipersalahgunakan, dikarenakan itu uang negara an akan dipandu untuk memanfaatkan dana tersebut serta dipertanggungjawabkan atas susunan dari bapak-ibu.


"Kenapa kita berbicara dengan kejaksaan, saya tidak mau dana yang kita berikan nanti ada masalah kita malu semuanya sebagai kepala dinas saya malu, karena ini bukan kita punya uang melainkan uang negara. Dana yang diberikan akan digunakan untuk apa nanti kita akan pandu pemanfaatannya sehingga kalau nanti ada pertanggungjawaban," katanya.(edi)