NABIRE - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua Tengah, Jumat (24/1/2025) lalu menutup secara resmi pelatihan aplikasi Sistim Informasi Data (Sisda) kepada Orang Asli Papua (OAP) di wilayah Provinsi Papua Tengah.

Sisda OAP ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk pendataan masyarakat asli Papua, baik secara online maupun secara offline.

Sisda OAP tersebut merupakan peralihan teknologi informasi dari sistem pendataan melalui formulir manual menjadi sistem aplikasi yang dapat diakses secara online selama terkoneksi dengan internet.

Dikatakan Noak Nawipa, S.Sos, sebagai Kepala Bidang Kominfo Kabupaten Paniai yang turut serta mengikuti kegiatan pelatihan Sisda tersebut menyampaikan selaku perwakilan dari Kabupaten Paniai sangat berterima kasih kepada narasumber dan Diskominfo Provinsi Papua Tengah, karena materi ini sudah mengikuti dan mendapatkan aplikasi baru untuk bisa mendata OAP di Tanah Papua.

Noak mengatakan, selama mengikuti kegiatan Sisda ini merasa sangat bangga dengan materi yang ada. “Kami tetap butuh dukungan dari pihak Pemprov agar kami bisa menggunakan aplikasi Sisda ini lebih baik nantinya,” ujar Noak kepada Papuapos Nabire.

Lanjutnya, aplikasi Sisda OAP adalah bagian dari fasilitas elektronik dalam membangun database masyarakat Papua yang tersentralisasi, sehingga dapat menjadi data center bagi data OAP dan proses pendataan dengan aplikasi Sisda OAP terdiri dari 4 tahapan.

Dimana setiap tahapan dapat melakukan verifikasi sesuai dengan kewenangan masing-masing, setiap petugas akan diberikan user sesuai dengan wilayah adat yang sudah ditentukan, sehingga setiap petugas dapat bertanggung jawab dengan tugas di wilayah masing-masing.

Pantauan Papuapos Nabire, kegiatan penutupan pelatihan aplikasi Sisda OAP tersebut berlangsung aman hingga selesai dan dilanjutkan dengan merefres diri peserta dari delapan kabupaten dengan karaoke di Ruangan Aula Diskominfo Provinsi Papua Tengah.(rob/hum pemprov)