NABIRE – Kegiatan Papua Youth Day ke-2, yang berlangsung di Aula Gereja Katolik, Kristus Sahabat Kita (KSK) Bukit Meriam, dimulai dari 30 Juli 2025 dari penjemputan kontingen, pengantaran peserta ke Paroki, Misa Syukur, Star Devile dengan Rute Kodim, Jalan Merdeka, Tugu Nabire Hebat, Jalan Pepera, Tugu Selamat Datang, Jalan Jenderal Sudirman, finis di Gereja KSK, Opening Ceremony, Acara Api Unggun, sampai pada penutupan di tanggal 7 Juli 2025.

Dengan menghadirkan 5 keuskupan, diantaranya, Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Jayapura, Keuskupan Agats, Keuskupan Manokwari Sorong dan Keuskupan Mimika. 

Ketua Presidium, Yulianus Pasang, S.Pd.,M,Pd, dalam sambutannya, Sabtu (5/7/2025) lalu menyampaikan, pentingnya memahami bahwa budaya Papua dengan filosofi serta kearifan lokal di dalamnya, mengantarkan manusia dalam kehidupan damai dan sejahtera. 

Pentingnya kaderisasi dengan menjadikan generasi sebagai penerus perjuangan sekaligus mengarahkan mereka kepada kehidupan berbangsa dan bernegara di era keemasan tahun 2045. 

“Adapun sumber pendanaan diantaranya, dari Keuskupan Agung Merauke bernilai Rp25 juta, Keuskupan Jayapura Rp25 juta, Keuskupan Agats Rp25 juta, Keuskupan Manokwari Sorong Rp25 juta, Keuskupan Mimika Rp25 juta, biaya pendaftaran peserta sebesar Rp350 ribu per orang, sumbangan dari Provinsi Papua Tengah, Gubernur Meki Nawipa sebesar Rp100 juta, sumbangan Bupati Nabire, Mesak Magai sebesar Rp200 juta,” tutupnya.(edi)