NABIRE – Pengumuman hasil CPNS formasi 2013 untuk Kabupaten Nabire, belum bisa dipastikan waktunya. Walaupun hasilnya sudah diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), beberapa saat lalu di Jayapura, namun masih ada surat yang belum diterima. Hasil CPNS formasi 2013 untuk Kabupaten Nabire akan diumumkan ketika sudah ada surat dari Kemenpan-RB dan Gubernur Papua. Seperti dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nabire, Petrus Agapa, hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat dari Kemenpan-RB maupun surat dari Gubernur Papua. Sebelum ada surat tersebut, pihaknya belum bisa mengumumkan hasil CPNS formasi 2013 itu.“Saya memahami para pelamar yang sudah cukup lama menunggu pengumuman ini. Terlebih para tenaga honorer yang sudah bertahun-tahun bahkan ada yang sudah sampai puluhan tahun menunggu saat-saat pengumuman ini,” ujar Petrus Agapa saat ditemui media ini, Jumat (18/7), di ruang kerjanya.“Dalam lembaran pengumuman itu tertera berdasarkan surat dari Kemenpan-RB nomor sekian sekian. Nah sekarang surat itu kami terima sehingga belum bisa kita umumkan,” tambahnya.Disinggung kepastian waktu pengumuman, jawab Petrus Agapa, dirinya belum bisa memastikan kapan waktunya. Hanya saja, lanjut Petrus, ketika sudah ada surat yang mendasari maka pengumuman akan sesegera mungkin dilakukan. Pihaknya berharap dalam satu atau dua hari kedepan, surat dari Kemenpan-RB sudah sampai di Nabire.Ketika surat yang mendasari pengumuman sudah diterima, lanjut Petrus, pihaknya akan melaporkan kepada Bupati Nabire. Untuk selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, sambil mempersiapkan diumumkannya hasil CPNS formasi 2013 itu.“Intinya, jika surat itu sudah kami terima maka kita tidak akan lama-lama untuk bisa mengumumkan. Saya bisa memahami jika para peserta tes terus bertanya-tanya kapan hasilnya diumumkan,” ujarnya.Disinggung teknik pengumuman nantinya, jelas Petrus Agapa, direncanakan akan dilakukan melalui media lokal serta akan ditempel di sejumlah kantor. Hanya saja, kepastian teknis pengumuman tentu akan dibicarakan saat koordinasi dengan pihak-pihak terkait.Disinggung soal proses panjang seleksi CPNS formasi 2013 yang hingga kini belum diumumkan, tutur Petrus Agapa, ada sejumlah hal yang menjadi penyebab. Untuk kepentingan ini saja, tutur Petrus Agapa, dirinya sudah 8 kali bertemu dengan Menpan-RB di Jakarta.Persoalan lain yang muncul terkait dengan Lembar Jawaban Komputer (LJK) yang bermasalah. Dituturkan, sistim yang digunakan dalam seleksi CPNS formasi 2013 adalah dengan menggunakan LJK. Artinya, jawaban dari para peserta tes nantinya akan diperiksa menggunakan sistim komputer. Hanya saja dalam pelaksanaannya, ternyata tidak semulus seperti yang diharapkan. Karena dari masing-masing kabupaten di seluruh Indonesia, ada LJK dari peserta yang tidak bisa terbaca oleh system komputer alias invalid ketika akan diperiksa jawabannya. Untuk menangani persoalan ini, dari panitia seleksi tingkat nasional akhirnya harus memeriksa jawaban secara manual.“Jadi yang tadinya pemeriksaan jawaban diprogramkan dengan komputer bisa diselesaikan lebih cepat, ternyata ada LJK yang tidak bisa terbaca oleh komputer. Akhirnya panitia seleksi tingkat nasional harus melakukan pemeriksaan jawaban dengan cara manual. Ini juga salah satu yang menyebabkan molornya proses seleksi CPNS ini,” ujarnya. (ros)