Penguatan Keluarga Melalui Pernikahan Jadi Strategi Utama DP3A

NABIRE – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Nabire menyiapkan langkah-langkah strategis dalam menyelaraskan kebijakan daerah serta petunjuk teknis terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Penyelarasan ini menjadi krusial mengingat Kabupaten Nabire kini tengah bersiap menghadapi transisi status sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.
Plt. Kepala DP3A Kabupaten Nabire, Novita Yupi, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (27/7/2026), menegaskan pentingnya fondasi keluarga yang sah melalui ikatan pernikahan. Menurutnya, langkah ini diambil untuk mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan yang selama ini kerap kurang dihargai dalam tatanan sosial masyarakat.
“Ke depan, karena ini Kabupaten Nabire sudah menuju ke Provinsi Papua Tengah, untuk langkah-langkah yang baik kita ambil ke depan, bagaimana untuk dalam keluarga itu harus melalui pernikahan, karena selama ini perempuan itu dianggap tidak dihargai,” ujar Novita.
Ia menjelaskan, perlindungan dan pemberdayaan ini harus menyasar seluruh perempuan di wilayah Kabupaten Nabire, baik yang berasal dari daerah pegunungan maupun pesisir pantai. Peningkatan status dan pengakuan hukum melalui pernikahan dinilai sebagai kunci utama agar kaum perempuan mendapatkan perlindungan yang layak.
Novita menambahkan, pengesahan ikatan perkawinan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menciptakan rasa nyaman, aman dan sejahtera dalam kehidupan berumah tangga.
Dengan kondisi keluarga yang harmonis, setiap individu diharapkan dapat menjalankan aktivitas serta pekerjaan sehari-hari dengan lebih lancar dan kondusif.
Lebih lanjut, ia menekankan ketenangan dan kebaikan di dalam lingkup keluarga bermula dari legitimasi pernikahan yang sah, baik melalui lembaga keagamaan seperti gereja maupun pencatatan resmi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Nabire.
“Melalui itu pasti Kabupaten Nabire ke depan akan membaik dengan sendirinya dan kita keluar masuk lewat pekerjaan, lewat keluarga itu berjalan dengan lancar dan aman," pungkasnya. (sam)
Bagikan artikel ini



