Pengolahan Kuliner Khas Papua Dilombakan
NABIRE – Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-74 Kabupaten Nabire menggelar lomba mengolah kuliner khas Papua. Panitia membatasi peserta hany
Bagikan
NABIRE – Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-74 Kabupaten Nabire menggelar lomba mengolah kuliner khas Papua. Panitia membatasi peserta hanya untuk pejabat Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire. Lomba tersebut diselenggarakan di Pantai Nabire pada Jumat (9/8) pagi.Sebelumnya, Koordinator Seksi Lomba dan Hiburan Panitia HUT RI ke-74 Kabupaten Nabire, Natus Gobai mengisyaratkan, peserta lomba olah kuliner tahun ini untuk Sekretaris dinas/badan dan bagian khusus laki-laki. Sekretaris OPD yang dijabat oleh perempuan, harus diwakili oleh salah satu kepala bidang dari OPD yang bersangkutan. Dalam lomba olah Kuliner Khas Papua yang dihelat di Pantai Nabire, Sekretaris KPU Kabupaten Nabire ditetapkan sebagai peraih juara pertama dalam mengolah kuliner khas Papua berbahan dasar papeda kacang. Sementara Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi meraih juara pertama untuk pengolahan bahan dasar keladi. Tim juri yang terdiri dari Persit Kartika Candra Kodim 1705/Paniai, Ny Jimmy Sitinjak, Ny Amirullah Hasyim dari Dharma Wanita Persatuan dan wakil dari Persatuan Organisasi Wanita (POW) Nabire menetapkan juara pertama, kedua, ketiga dan ke empat dari dua jenis olahan tersebut.Kategori pengolahan kuliner dengan bahan dasar papeda kacang, juara kedua diraih Sekretaris Dinas Perumahan, juara tiga atas nama atau dari Sekretaris Dinas Pelayanan Satu Atap dan juara empat diberikan kepada Sekretaris Pertanian.Sementara untuk pengolahan kuriner dengan bahan dasar keladi, juara dua diraih Dinas Peternakan, juara tiga kepada Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan juara 4 untuk Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan. Dikategori ini, sebetulnya juara pertama diraih Dinas Peternakan, namum ada syarat lain kurang sehingga juara pertama diberikan kepada pengolah bahan kuriner Papua posisi berikutnya, yakni kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.Anggota Tim Juri yang juga Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Nabire, Ny Amirullah Hasyim tim juri menilai olah kuliner khas Papua ini dengan membandingkan rasa, menilai kecocokan menu, amanah, penyajian olahan, kebersihan dan kekompakan.Dari hasil penilaian juri, Ny Amirullah mengungkapkan hasil olahan kuliner Papua yakni, ada yang terlalu asin, masih ada rasa pahitnya bunga pepaya, ikannya kurang matang, asisten lebih dominan, ikan sedikit bumbu banyak, masih ada aroma sagu, rata-rata kacang belum pecah.Sebelum menutup pengumuman juara, anggota tim juri, Ny Amirullah mengatakan, juri hanya mengumumkan juara, soal hadiah tanya kepada panitia.(ans)
Bagikan artikel ini



