Penembakan Terhadap Tukang Ojek di Paniai Kembali Terjadi
PANIAI – Kasus kekerasan terhadap tukang ojek di Kabupaten Paniai sepertinya belum berakhir. Kamis (14/2) kemarin, kekerasan menimpa Wagiran. Tukang ojek berusia 48 tahun itu mengangkut salah satu penumpang di Toko, Kampung Timida, dengan tujuan Kampung Pugo I. Informasi
Bagikan
PANIAI – Kasus kekerasan terhadap tukang ojek di Kabupaten Paniai sepertinya belum berakhir. Kamis (14/2) kemarin, kekerasan menimpa Wagiran. Tukang ojek berusia 48 tahun itu mengangkut salah satu penumpang di Toko, Kampung Timida, dengan tujuan Kampung Pugo I.
Informasi yang diperoleh media ini, penumpang tersebut setiba di tempat tujuan hendak menikam tukang ojek dengan alat tajam. Penikaman dengan pisau itu tidak mengena tubuh korban karena Wakiran berhasil “kabur” dari aksi pemuda yang belum diketahui namanya. Namun berselang beberapa menit, terjadi penembakan dari arah hutan. Korban terkena peluru di bagian kaki dan punggung.Kapolres Paniai, AKBP Semmy Ronny Th. Abaa yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan kejadian itu. Kata Kapolres, identitas pelaku belum diketahui. Saat ini pelaku tersebut masih dalam pengejaran aparat keamanan.Kronologi kejadiannya, menurut Juru Bicara Polda Papua, Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya seperti disiarkan www.antaranews.com pukul 18.00 WIT, tukang ojek itu mengantar penumpang dari Kopo sekitar pukul 13.45 WIT. Tiba di tempat tujuan, penumpang malah menikam Wagiran. Berhasil lolos, namun ditembak Orang Tidak Dikenal (OTK) sekitar pukul 14.00 WIT di Kampung Pugo. Akibat penembakan itu, korban menderita luka di pergelangan kaki kiri dan punggung kiri.Korban berhasil diangkut oleh sopir angkutan tujuan Waghete-Enarotali, kini sedang menjalani perawatan di RSUD Paniai. Kata Sumerta, tim medis sudah mulai melakukan operasi untuk mengeluarkan proyektil yang bersarang di tubuh korban.Wagiran mengaku diselamatkan oleh salah satu tukang ojek. Tak lama kemudian, ada satu mobil lewat, mereka hentikan dan meminta bantuan mengangkut korban ke rumah sakit. Pelaku penembak, kata Wagiran, melepaskan tembakan dari dalam hutan setelah beberapa menit dia lari tinggalkan sepeda motornya.Beberapa waktu lalu, aksi serupa juga menimpa Bahar (28). Tukang ojek itu ditembak OTK di Kampung Udaugida, perbatasan Paniai dan Deiyai, Kamis (31/1) sekitar pukul 15.30 WIT. Korban tertembak di bagian leher tembus pipi kiri. (you)
Bagikan artikel ini



