NABIRE - Pendaftaran seleksi calon anggota KPU empat kabupaten di Provinsi Papua Tengah, masing-masing Kabupaten Dogiyai, Puncak, Puncak Jaya dan Nabire, sesuai jadwal terlah ditutup hingga tanggal 26 Juli 2023. Dari data yang dihimpun media ini, rekapan seleksi per tanggal 27 Juli 2023 pukul 02.00 WIT, total pendaftar untuk empat kabupaten mencapai 437 orang. Dari empat kabupaten tersebut, jumlah pendaftar terbanyak untuk KPU Kabupaten Nabire, yakni mencapai 160 orang. Sementara untuk Kabupaten Dogiyai jumlah pendaftarnya paling rendah dibandingkan dengan kabupaten lainnya, yakni hanya 76 orang.

Data yang dihimpun media ini, jumlah pelamar untuk Kabupaten Nabire sebanyak 160 orang terdiri dari pelamar laki-laki sebanyak 127 orang dan pelamar perempuan sebanyak 33 orang. Dari 160 orang pelamar di Kabupaten Nabire, didapati ada 6 orang pelamar yang ternyata masih berumur di bawah 30 tahun.

Jumlah pelamar terbanyak kedua, Kabupaten Puncak sebanyak 116 orang terdiri dari pelamar laki-laki sebanyak 113 orang dan pelamar perempuan sebanyak 3 orang. Dari 116 orang pelamar di Kabupaten Puncak didapati ada 7 orang pelamar yang ternyata masih berumur di bawah 30 tahun.

Jumlah pelamar terbanyak ketiga, Kabupaten Puncak Jaya sebanyak 85 orang terdiri dari pelamar laki-laki sebanyak 83 orang dan pelamar perempuan sebanyak 2 orang. Dari 85 orang pelamar di Kabupaten Puncak Jaya didapati ada 5 orang pelamar yang ternyata masih berumur di bawah 30 tahun.

Jumlah pelamar terbanyak keempat, Kabupaten Dogiyai sebanyak 76 orang terdiri dari pelamar laki-laki sebanyak 68 orang dan pelamar perempuan sebanyak 8 orang. Dari 76 orang pelamar di Kabupaten Dogiyai didapati ada 1 orang pelamar yang ternyata masih berumur di bawah 30 tahun.

Dalam Keputusan KPU nomor 891 tahun 2023 disebutkan, pengumuman pendaftaran dari tanggal 15 hingga 21 Juli 2023 (7 hari), pendaftaran dari tanggal 15 hingga 26 Juli 2023 (12 hari), penelitian administrasi dari tanggal 15 Juli hingga 2 Agustus 2023 (19 hari), perpanjangan pendaftaran dari tanggal 27 Juli hingga 1 Agustus 2023 (6 hari), penetapan hasil penelitian administrasi tanggal 3 Agustus 2023 (1 hari), pengumuman hasil penelitian administrasi dari tanggal 4 hingga 6 Agustus 2023 (3 hari), seleksi tertulis dan tes psikologi dari tanggal 7 hingga 13 Agustus 2023 (7 hari), penetapan hasil seleksi tertulis dan tes psikologi dari tanggal 14 hingga 15 Agustus 2023 (2 hari), pengumuman hasil seleksi tertulis dan tes psikologi dari tangal 16 Agustus hingga 18 Agustus 2023 (3 hari), masukan dan tanggapan masyarakat dari tanggal 16 hingga 21 Agustus 2023 (6 hari), tes kesehatan dari tanggal 19 hingga 23 Agustus 2023 (5 hari), wawancara dari tanggal 21 hingga 25 Agustus 2023 (5 hari), penetapan hasil tes kesehatan dan wawancara dari tanggal 26 hingga 27 Agustus 2023 (2 hari), pengumuman hasil seleksi anggota KPU kabupaten/kota dari tanggal 28 hingga 30 Agustus 2023 (3 hari), penyampaian nama calon anggota KPU kabupaten/kota dari tanggal 28 hingga 30 Agustus 2023 (3 hari).


Sudah Penuhi Kuota


Saat dikonfirmasi Papuapos Nabrie, Ketua Timsel, Febe Retno Kristanti, S.Psi, menuturkan, jumlah pendaftar masing-masing kabupaten sudah memenuhi kuota. Minimal dua kali jumlah komisioner yang dibutuhkan. Artinya pendaftaran calon anggota KPU di empat kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah ini tidak perlu diperpanjang.

Sehari sebelumnya, Ketua Timsel juga sempat berkomentar jika sejumlah pendaftar yang berusia di bawah 30 tahun ikut mendaftar. Padahal di dalam persyaratan sudah cukup jelas, pada saat pendaftaran berusia paling rendah 30 tahun.

Ditanya soal kendala saat pendaftaran, jawab dia, beberapa waktu lalu sempat terkendala khususnya untuk Kabupaten Dogiyai. Karena beberapa waktu lalu Sitkamtibmas di Kabupaten Dogiyai sempat terjadi konflik sosial. 

“Sempat kami koordinasi menyurat ke Kapolres Nabire untuk berkoordinasi. Kami memohon supaya Kapolres Nabire menghubungi Kapolres Dogiyai, karena kami tidak bisa, jaringan telepon saat itu tidak bisa digunakan terputus apalagi internet tidak bisa juga. Jadi beberapa hari yang lalu sudah ada kejelasan jaringan listrik di Dogiyai sudah normal dan kondisi sudah jauh lbeih kondusif akhirnya bisa dilayani di Dogiyai,” ujarnya. (ros)