SUGAPA - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) tahun 2017 secara serentak berlangsung di 10 kabupaten dan 1 kota se - Provinsi Papua termasuk didalamnya Kabupaten Intan Jaya. Tahapan demi tahapan telah dilalui hingga kini memasuki babak penerimaan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup). Penerimaan pendaftaran dilaksanakan selama tiga hari yakni mulai Rabu tanggal 21 September 2016 sampai dengan Jum’at, 23 September 2016 pukul 23.59 WIT.Di Kabupaten Intan Jaya, proses tahapan penerimaan pendaftaran Balon Bupati dan Wabup berjalan lancar dan aman alias tanpa ada gangguan.Seperti pantauan Papuapos Nabire di Kantor KPU Intan Jaya, selama proses penerimaan pendaftaran Balon Bupati dan Wabup selama tiga hari dan sesuai dengan pernyataan Ketua KPU Intan Jaya Linus Tabuni saat diwawancarai di sela-sela waktu istirahat penerimaan pendaftaran pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati, Jum’at (23/9) kemarin.“Seperti yang kita lihat dan ikuti bersama, proses tahapan penerimaan pendaftaran Balon Bupati dan Wabup Intan Jaya dalam proses Pemilukada Bupati dan Wabup Kabupaten Intan Jaya mulai hari pertama hingga hari ini (hari terakhir) berlangsung aman dan lancar, tanpa ada masalah berarti dan tanpa gangguan keamanan,” tuturnya.Oleh karena itu, katanya lagi, hingga hari ini situasi dan kondisi di Intan Jaya sangat kondusif dan aman, semua proses berjalan lancar.*Logistik Telah SiapSementara itu, disinggung soal logistik Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya, Ketua KPU Linus Tabuni menegaskan telah siap. “Logistik telah siap dan KPU Intan Jaya telah siap melaksanakan Pilkada,” tegasnya.Dalam kesempatan itu, Ketua KPU menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Intan Jaya untuk bersatu, bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya tahun 2017.“Mari kita bersama-sama mengawal, mengawasi, bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Intan Jaya hingga pelaksaan Pilkada sehingga proses demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat legitimasi masyarakat dan mampu membangun masyarakat dan daerah Kabupaten Intan Jaya,” pungkasnya. (iing elsa)