Penanganan Bencana Alam di Papua Tengah
NABIRE - Dalam penanganan bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini, dimana Kabupaten Nabire mengalami peristiwa banjir yang terjadi diantaranya, di Distrik Yaro, Yaro 1, Yaro 2 hingga Distrik Wanggar Pantai, membuat penanganan bencana alam yang dilakukan oleh pihak Pemkab Nabire dan Pemprov Papua Tengah sendiri seperti apa kedepannya.

NABIRE - Dalam penanganan bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini, dimana Kabupaten Nabire mengalami peristiwa banjir yang terjadi diantaranya, di Distrik Yaro, Yaro 1, Yaro 2 hingga Distrik Wanggar Pantai, membuat penanganan bencana alam yang dilakukan oleh pihak Pemkab Nabire dan Pemprov Papua Tengah sendiri seperti apa kedepannya.
Dalam kesempatan yang ada, Kru Papuapos TV Podcast menanyakan perihal banjir tersebut kepada Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Penanggulangan Bencana (Damkar PPB) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, S.Sos.,M.Si, Jum'at (9/5/2025), dengan mengatakan kesiap-siagaan, darurat bencana dan pascabencana sesuai dengan tugas.
Dirinya melakukan edukasi dan sosialiasi serta pelatihan kepada masyarakat kepada dunia pendidikan maupun stakeholder kepentingan yang terkait dengan kesiap-siagaan, di seluruh aspek kebencanaan, mulai dari banjir, longsor, gempa bumi dan angin puting beliung.
"Untuk pascabencana tentu dirinya juga menyiapkan status kebencanaan penanganan pada saat terjadinya bencana, dan berapa hari kebelakang cuaca ekstrem yang terjadi di Provinsi Papua Tengah, khususnya di Nabire, terjadi hujan yang cukup deras dan luapan air sungai, sehingga terjadi banjir yang melebihi kapasitas, terjadi di daerah Wanggar," ucapnya.
Ada aspirasi dari masyarakat ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan ke instansi Damkar PPB, dirinya di Provinsi Papua Tengah mendapat atensi khusus dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa untuk penangangan banjir yang terjadi di Kabupaten Nabire serta langkah penangangan dan berkoordinasi kepada Bupati Nabire, Mesak Magai.
Melalui Kepala Dinas Damkar PPB dan Satpol PP, Victor Fun menyampaikan pesan dari Gubernur Papua Tengah, bahwa penanganan banjir serta untuk bantuan sosial makanan dan minuman telah dilakukan oleh Nabire dan disanggupi Pemerintah Daerah (Pemda) Nabire.

"Serta terima kasih kepada Kapolres yang telah memberi bantuan kepada masyarakat," katanya.
Untuk kewenangan di tingkat provinsi sesuai dengan kewenangan dan tanggup jawab, kedepan sudah diarahkan oleh gubernur dan akan membantu sesuai dengan kewenangan dan tugas.
Victor Fun menambahkan, dari 8 kabupaten yang berada di Papua Tengah akan melakukan koordinasi dan konsultasi bersama terutama di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten, dan di tingkat provinsi akan koordinasi terus dan untuk mengidentifikasi titik-titik yang rawan di tingkat kabupaten.
Provinsi Papua Tengah akan menindaklanjuti permohonon dari daerah, sesuai dengan status darurat kebencanaan atau status musibah banjir dan akan melanjutkan kepada gubernur serta akan melihat dan mendukung 8 kabupaten yang ada di Papua Tengah.
"Setiap saat BPBD meminta laporan dari BMKG Nabire untuk cuaca ekstrem ataupun mengantisipasi, dan proaktif dari BMKG luar biasa kepada BPBD, BMKG mengirimkan surat dan nanti dikirim melalui media juga untuk cuaca ekstrem kedepan," tuturnya.
"Berapa hari lalu BMKG telah menyampaikan surat, dan dikarenakan banjir di Nabire, dan cuaca ekstrem. Untuk melaporkan dan sesuai penyampaian dari kepala BMKG bahwa 1 Minggu kedepan akan ada diantara tanggal 10 menurut BMKG akan ada cuaca hujan intensitas tinggi tetapi tidak se-ekstrem, dan akan membuat surat edaran dari kantor dan gubernur untuk kabupaten-kabupaten berdasarkan laporan BMKG untuk antisipasi," tutupnya.(edi)
Bagikan artikel ini



