NABIRE - Kepala Dinas Cabang Pendidikan Wilayah Timur,  Petrus Semuel Jap Marey,S.Pd meminta agar pemutasian guru dari daerah pinggiran perlu ada pertimbangan yang matang, karena tidak semua guru yang bertugas di sekolah–sekolah pinggiran tinggal betah dan melaksanakan tugas. Untuk itu bagi kepala sekolah dan guru yang kini betah dan melaksakan tugas, diharapkan untuk tidak dimutasi keluar akan tetapi perlu diberikan motivasi agar guru–guru yang betah ini lebih betah lagi dan punya semangat untuk tetap melaksanakan tugas.Dikatakan Semuel Marey kepada Papuapos Nabire, Jumat (3/2) di seputar Kelurahan Siriwini, jika ada pemutasian sebaiknya Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire libatkan Dinas Pendidikan Cabang agar kita semua sama mengetahui.Dan pemutasian itu diharapkan tidak ada unsur-unsur kepentingan dalam bentuk apapun dan ajaknya, marilah kita memberikan dukungan kepada pendidikan agar pendidikan itu bisa berjalan sesuai koridornya tanpa ada intervensi dari pihak manapun.Sebab, menurut dia, pemutasian itu dapat diatur oleh kepentingan-kepentingan yang tidak jelas, maka harapan pemerintah dan masyarakat bagi kemajuan dunia pendidikan itu akan mengalami kemunduran, karena guru yang rajin atau aktif dipinggiran dapat dimutasikan.“Masalah kekosongan guru di sekolah dan daerah terpencil bukan lagi menjadi rahasia umum, dengan demikian guru yang rajin dan betah di tempat tugas jangan lagi dimutasikan ke kota, tetapi dinas perlu bantu tempatkan guru di sekolah–sekolah daerah terpencil yang hingga kini tidak ada guru,” pungkasnya.(des)