NABIRE - Pemprov Papua Tengah secara resmi melepas dua calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2024. Dua pelajar asal Kabupaten Nabire, Joe Bayden Imanuel Kalem dan Bergitha Rabania Dimara terpilih menjadi calon anggota Paskibraka Nasional tahun 2024 dan dihadiri 38 calon anggota Paskibraka, pelepasan dipimpin oleh Asisten I Provinsi Papua Tengah, Ausilius You.


Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Kamis (11/6/2024), Asisten I mewakili Pemprov Papua Tengah menyampaikan, selamat kepada adik-adik yang menjadi calon Paskibraka tingkat nasional dan perwakilan Provinsi Papua Tengah.


"Semoga adik-adik sukses mengikuti kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan di Jakarta," ungkap Ausilius You ketika membacakan sambutan Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM.


Harapannya kepada kedua utusan Provinsi Papua Tengah mampu menjadi pengibar Bendera Sang Merah Putih terbaik ketika mendapat amanah.


"Selain itu, kedua perwakilan anggota Paskibaraka dapat mengharumkan nama Provinsi Papua Tengah, besar harapan kami adik-adik menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan bangsa, pertahankanlah kedekatan, persaudaraan dan kekompakan serta menapaki perjalanan karir menuju masa depan yang lebih baik," katanya.


Menjadi anggota Paskibraka tingkat Nasional bukan hanya sekedar ikut dalam barisan pengibaran, melainkan harus memiliki capaian tertentu, yaitu terlibat aktif dalam barisan pengibaran dengan menjadi pasukan pengibar bendera, pemegang baki atau menjadi komandan barisan.


Sementara itu, Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Tengah, Drs. Thepilius Lukas Ayomi menuturkan, setelah pelepasan ini dilaksanakan, kedua calon anggota Paskibraka asal Provinsi Papua Tengah ini akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan.


"Besok kedua calon anggota Paskibraka ini akan kami berangkatkan ke Jakarta. Semua akomodasi keberangkatan semua ditanggung Pemprov Papua Tengah," jelasnya.
Luka Ayomi menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian kedua pelajar asal Nabire ini. Dan menjadi panutan bagi adik-adik mereka di Provinsi Papua Tengah.


"Tentu ini adalah kebanggaan kita dan saya optimis prestasi ini ikut memotivasi generasi muda lainnya, teruslah kalian berprestasi dan mengharumkan nama daerah," pungkasnya.(edi/ist)