NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-27 di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah di Jl. Merdeka Nabire, Sabtu (29/4/23) pekan lalu. Upacara dihadiri para pejabat dan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Papua Tengah. Upacara dipimpin Asisten I Setda Provinsi Papua Tengah.

Sambutan tertulis Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, yang dibacakan Asisten II Setda Papua Tengah, mengatakan, thema Hari Otda tahun ini adalah "Otonomi Daerah Maju Indonesia Unggul."  Berdasarkan Keputusan Presiden, Hari Otda tepat tanggal 25 April, namun karena sedang melaksanakan Hari Raya Idul Fitri sehingga upacara dilaksanakan pada tanggal 29 April 2023 ini.

“Kita (Provinsi Papua Tengah, red) masih seumuran jagung, karena baru empat bulan kita bekerja. Tetapi masyarakat di luar sana tidak mau tahu, kehadiran Provinsi Papua Tengah harus betul-betul dirasakan oleh masyarakat Provinsi Papua Tengah secara khusus,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, pasca terbentuknya Provinsi Papua Tengah sesuai Undang-Undang nomor 15 tahun 2022, pemekaran daerah akan berdampak kepada pemerintahan khususnya di wilayah Provinsi Papua Tengah yang mencakup delapan kabupaten. Provinsi Papua Tengah yang merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) memiliki tugas yang sangat berat saat ini. Untuk mengejar ketinggalan untuk menyamakan diri kita dengan provinsi lainnya. (rob)