NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melihat (mengecek) dengan serius dan penuh dedikasi yang tinggi di empat distrik yang memiliki Lapangan Terbang (Lapter) di masing-masing kampung, namun belum ada akses transportasi udara.

Diantaranya, yakni dua distrik di Kabupaten Dogiyai dan dua distrik di Kabupaten Nabire. Warga masyarakat membutuhkan transportasi udara karena transportasi jalan darat belum ada akses, hingga masyarakat dan PNS, guru dan tenaga medis pergi ke kampung atau ke tempat tugas mengalami kesulitan.

Dua distrik di Kabupaten Dogiyai ini, masing-masing Distrik Sukikai Selatan, yakni di Lapter Unito, Wohokunu, Daowi dan Lapter Bidau.

Sedangkan di Distrik Piyaiye, Lapter Apouwo di Apogomakida, Lapter Kegatan, Lapter Deneiode, Lapter Ideduwa dan Lapter Yegeiyepa.

Sedangkan Kabupaten Nabire, di Distrik Menou, yakni Lapter Gokodimi dan Distrik Dipa, Lapter Dikia.

Untuk itu, dikabarkan pihak Pemprov Papua Tengah akan melaksanakan kerjasama pengadaan subsidi pesawat porter Pilatus AMA bagi warga masyarakat, PNS, Guru dan tenaga medis yang bertugas melayani masyarakat bisa dapat berjalan optimal.

Hal tersebut, seperti pesan singkat diterima awak media ini, Kamis (27/2/25) lalu, dari Kadistrik Sukikai Selatan, Kristianus Tagi, S.IP, ketika Pesawat Pilatus Porter AMA usai test landing perdana di lapangan terbang kampung Wigoumakida Distrik Adaku, Suksel Kabupaten Dogiyai.(modes)