NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire, menyerahkan alat pencetak bata merah beserta alat teknologi tambahan lainnya kepada kelompok masyarakat desa yang ada di  Nabire guna memfasilitasi pemerintah desa dengan pemanfaatan teknologi tepat dan berguna.


Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si, diwakili Staf Ahli Bidang Administrasi Umum, Sarifuddin, Kamis (22/08/2024) di Aula Pekerjaan Umum Kabupaten Nabire.


Sarifuddin, dalam sambutannya menyampaikan, bantuan ini diharapkan memberikan solusi praktis dan efisien dalam aspek kehidupan masyarahat desa, bantuan ini juga bisa mendorong inovasi dan kreatifitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi, meningkatkan produktifitas kualitas hidup.


Sarifuddin, juga menyampaikan, bantuan ini juga diharapkan dapat menjadi pusat pelatihan dan pengembangan ketrampilan bagi masyarakat, sehingga masyarakat yang memiliki kemauan untuk berkembang beriringan dengan setiap teknologi modern yang hadir di era ini.


“Saya mengajak seluruh masyarakat yang membutuhkan teknologi yang diprogramkan oleh Pemkab Nabire untuk dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dan merawat fasilitas tersebut agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan,” katanya.


Di dalam kegiatan yang sama, Kepala DPMK Kabupaten Nabire, Pelimon Madai, S.Th.,M.Th, dalam sambutannya menyampaikan, peralatan yang akan diberikan bukan hanya milik setiap individu, akan tetapi peralatan tersebut akan dimiliki setiap kelompok.


“Saya berharap kepada pihak penerima bantuan agar bisa merawat dan menggunakan alat yang sudah diberikan dengan sebaik-baiknya, ketika ada kerusakan agar segera melapor ke dinas, supaya bisa cepat diperbaiki,” tambahnya.


Kepala DPMK Nabire tak lupa menyampaikan, dalam kegiatan ini juga dilakukan pelatihan menggunakan alat teknologi yang akan diserahkan, terutama melatih menggunakan alat pencetak bata tersebut.


Peralatan yang akan diberikan kepada masyarakat desa bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus), alat yang diberikan berupa mesin pencetak bata, mesin gurinda, mesin kompresor ada juga peralatan lainnya.


Penyerahan alat teknologi secara simbolis diserahkan kepada salah satu ketua kelompok yang hadir diacara tersebut dengan menatandangi surat serah terima dari pemerintah daerah kepada pihak penerima alat tersebut.(amd)