NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap III tahun 2024 melalui Dinas Ketahanan Pangan Nabire yang mengandeng Perum Bulog Nabire.


Kegiatan bertempat di halaman Bulog Nabire, Provinsi Papua Tengah itu diberikan ke kepala kampung dan kelurahan, pada Kamis (12/09/2024) dan dihadiri Kepala Ketahanan Pangan Nabire, Viktor Sawo dan undangan lainnya.


"Kita lihat tranporter Indonesia, sembilan kepala kelurahan yang ada di Distrik Nabire, mengikuti acara launching penyaluran tahap III 2024 dan telah melaporkan beberapa hal terkait dengan bantuan pangan," kata Viktor Sawo dalam sambutannya.


Lanjutnya, pelaksanaan penyaluran cadangan beras pemerintah berpedoman umum dengan petunjuk pusat, bertujuan pertama untuk pengentasan kemiskinan di daerah, untuk menekan terjadinya inflasi di daerah.


Adapun sasaran cadangan beras tahun 2024, yaitu di 12 distrik yang ada di Nabire, sebesar 212 ton, 860 kilo, yang dialokasikan untuk 200 ribu bantuan pangan.


Tambahnya, penyaluran tahap ketiga ini untuk alokasi bulan Agustus, Oktober dan Desember. "Tahap pertama, yaitu alokasi untuk 6 bulan, tahap kedua April Mei dan Juli dan serta tahap ketiga itu Agustus, Oktober dan Desember," ujarnya.


Tahap ketiga ini seharusnya dilaksanakan bulan Agustus kemarin, terkait ada data P3AE ada tahap verifikasi penerima bantuan yang tidak sesuai sasaran, verikasi dan validasi serta ada beberapa kebijakan yang didasari oleh keputusan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia, penyaluran tahap III baru dilaksanakan hari ini.


Staf Ahli Bidang Administrasi, Syarifuddin mewakili Bupati Nabire mengatakan, Bupati Nabire tidak bisa hadir di kegiatan ini, karena ada kegiatan lainnya. Dan launching tahap III ini merupakan bagian dari ketahanan pangan 2024.


"Kita apresiasi sebesar-besarnya kepada pihak yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik, khusus membantu penyaluran beras pangan ini merupakan komitmen, langkah strategis dan tugas kita adalah membawa sampai tepat pada sasaran. Benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak," pungkasnya.(feb)