NABIRE – Pemerintah Kabupaten Dogiyai diminta segera membuka posko penanganan dan pengawasan corona virus disease (Covid) 19 di Distrik Sukikai Selatan. Karena, Distrik Sukikai Selatan meupakan salah satu pintu masuk ke Kabupaten Dogiyai dan beberapa kabupaten lainnya dari luar lewat darat dan laut.  Pembukaan posko tersebut tidak sekedar membuka posko tetapi harus disertai dengan penempatan tenaga medis yang dilengkapi dengan alat-alat medis yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 dan pelayanan kesehatan lainnya. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Yoseph Minai kepada media ini, Selasa (21/4) mengatakan usulan untuk membuka satu Posko pengawasan dan pencegahan Covid-19 ini sudah disampaikan kepada pemerintah, tinggal menunggu tanggapan, apakah serius menangani Covid-19 di Kabupaten Dogiyai atau tidak. Apabila, Pemkab Dogiyai mau menyelamatkan warganya dari virus Corona, perlu membuka 3 Posko pencegahannya di Moanemani, Bomomani dan Sukikai Selatan. Minai, putera asli Sukikai Selatan ini menuturkan, Distrik Sukikai Selatan, berbatasan langsung dengan Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Mimika Provinsi Papua. Distrik Sukikai Selatan, merupakan daerah yang terbuka karena bisa keluar masuk lewat darat dan laut dari Kaimana dan lewat laut dengan perahu dari Timika. Lewat Sukikai Selatan, warga dari luar tidak hanya ke Dogiyai, tetapi juga ke kabupaten lain seperti Kabupaten Dogiyai dan Paniai. Kapan saja, penduduk dari luar (Mimika dan Kaimana) masuk ke Dogiyai melalui Sukikai Selatan dan Kampung Kapiraya ke Kabupaten Deiyai. Oleh sebab itu, Minai mengimbau kepada Pemkab Dogiyai agar membuka satu Posko di Sukikai Selatan, dilengkapi dengan tenaga dan peralatan medis. Dan jika Pemkab Dogiyai membuka Posko di Sukikai Selatan, satu-satunya lewat udara, lewat darat sulit dijamah, karena letak geografis dan topografi yang berat untuk dijangkau.(ans)