Pemkab Dogiyai Didesak Pengaspalan dan Pengeras Jalan Lingkar Mapia
NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai didesak untuk pengaspalan dan pengerasan badan jalan lingkar Mapia. Pemerintah juga dim
NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai didesak untuk pengaspalan dan pengerasan badan jalan lingkar Mapia.
Pemerintah juga diminta membuka jalan baru sepanjang 8 KM ke Distrik Piyaiye dan 8 KM ke Distrik Sukikai Selatan.
Pekerjaan tersebut untuk mendukung penyiapan infrastruktur jalan menuju sebuah daerah otonom baru (DOB) di wilayah Mapia.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Yusak Ernest Tebay di Nabire, Kamis (2/7) mengatakan, pihaknya telah mendesak kepada eksekutif agar Pemkab Dogiyai melanjutkan pengaspalan jalan lingkar Mapia yang terputus di Bukabado/ camp PDK (Kampung Dawaikunu) ke Kampung Abaimaida sampai di Kali Onee.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Dogiyai ini juga meminta pemerintah untuk mengaspal jalan di Piyakebo (tanjakan Piyakebo) dan dari ujung Kampung Diyeugi ke Kali Mapiha diteruskan sampai di Kampung Putapa, Distrik Mapia Tengah.
Kegiatan pengaspalan yang sama juga dari kali Pogi (Kampung Yegoukotu) tanjakan Denekunu ke Kampung Abouyaga, Distrik Mapia Barat.
Disamping pengaspalan, legislator ini mendesak agar pemerintah melakukan pengerasan jalan dari puncak Piyakebo (Idaudimi) ke ujung Kampung Diyeugi dan dilanjutkan dari Kali Mapiha ke Kampung Yegoukotu.
Pengeras badan jalan juga dari Kampung Abaimada ke Kampung Diyoudimi.
Selain jalan, legislator dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini meminta membangun jembatan permanen di Kali Teu, Mapia Atas, Epouwo (Mapia bagian utara), Yupei I, Yupei II dan Kali Pogi (Mapia bagian tengah).
Disamping pengerasan jalan, pengaspalan dan pembangunan jembatan permanen, legislator juga meminta untuk membuka jalan baru sepanjang 8 KM dari Kampung Diyoudimi lewat Kampung Timepa ke Kampung Toubai dan Kampung Degeadai, cikal bakal jalan ke Distrik Sukikai Selatan lewat Mapia bagian Utara.
Pemerintah juga diminta membuka jalan baru sepanjang 8 KM dari Kampung Abouyaga ke Distrik Piyaiye.
Yusak Ernest Tebay mengatakan pembangunan jalan dan jembatan lingkar Mapia ini menjadi prioritas karena ini merupakan persiapan pemerintah menuju pemekaran Kabupaten Mapia Raya.
Karena, menjadi tugas pemerintah untuk menyiapkan sarana prasarana fisik, infrastruktur dan fasilitas pemerintah lainnya yang akan dibutuhkan saat Mapia Raya dimekarkan. (ans)
Bagikan artikel ini



