NABIRE – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyalurkan 39 ton beras kepada masyarakat di Kabupaten Nabire khususnya kepada keluarga tak mampu. Bantuan tersebut disalurkan pemerintah untuk membantu keluarga pada masa diberlakukannya PPKN Mikro.

Kapan beras tersebut akan dibagikan, tinggal menunggu jadwal distribusi dari Bulog dan jika sudah, distribusi beras  di Nabire akan dilaunhing oleh PJ Bupati Nabire.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Nabire, Ishak,SE di ruang kerjanya, Rabu (21/7) mengatakan pada masa PPKN Mikro yang ditetapkan pemerintah, Kemensos kembali akan menyalurkan bantuan beras kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Setiap keluarga dibantuk beras sebanyak 10 kg, sesuai dengan surat Menteri Sosial tertanggal 15 Juli 2021.

Ishak menambahkan, untuk Kabupaten Nabire beras yang akan disalurkan sebanyak 39 ton yang akan dibagikan kepada 2.900 KPM. Dari jumlah ini, sebagian besar adalah kelurga peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Kadinsos menjelaskan, untuk beberapa daerah di Provinsi Papua sudah dilaunching penyaluran berasnya. Sementara di Nabire belum launching karena masih menunggu jadwal pendistribusian dari Bulog. Karena, jadwal distribusi ditentukan oleh Bulog dan Transport tag yang mendistribusikan beras ke KPM.

Ishak menambahkan, apabila jadwal distribusi sudah ditetapkan oleh Bulog dan Transport tag, pendistribusiannya akan dilaunching oleh PJ Bupati Nabire. Sebab, rencana launching beras bantuan PPKN Mikro dari Kemensos akan dilaunching oleh PJ Bupati Nabire.

Kadinsos mengungkap, sesuai kordinasi dengan Bulog Nabire, beras bantuan PPKN Mikro akan didistribusikan pada akhir bulan Juli, Minggu ke-4 Juli 2021. (ans)