Pemda Nabire Diminta Bentuk Tim Kerja Atasi Virus Corona
NABIRE - Selaku wakil rakyat atau anggota DPRD Kabupaten Nabire secara tegas meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nabire melal
Bagikan
NABIRE - Selaku wakil rakyat atau anggota DPRD Kabupaten Nabire secara tegas meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nabire melalui instansi terkait agar secepat membentuk tim kerja mengatasi penyebaran virus Corona yang sudah menjadi isu nasional yang perlu diwaspadai bersama masyarakat Nabire. Sebab, berdasarkan informasi berkembang di tengah-tengah masyarakat baik lewat media, kini Virus Corona sudah masuk dan berkembang di Papua, sehingga untuk Kabupaten Nabire membutuhkan tim kerja yang nantinya akan bertugas dan bekerja semaksimal mungkin mendata terkait penangganan dan pencegahan menyebarnya virus tersebut. Disarankan pula kepada tim kerja yang akan dibentuk agar lebih dulu datang ke lokasi-lokasi pertambangan rakyat guna mengecek para pekerja asing dari Korea yang ada di lokasi tambang, para penumpang yang masuk lewat Bandara maupun pelabuhan dan seluruh hotel-hotel yang ada orang asingnya. Demikian dikatakan anggota DPRD Kabupaten Nabire Katherin Maruanaya epada Papuapos Nabire, Senin (9/3/2020) saat memantau jalannya Ujian Sekolah (US) di SMA Negeri 3 Nabire seraya menambahkan, Pemda jangan tunggu hingga ada kasus baru membentuk tim kerja, tetapi diharapkan ada tim agar tim ini bekerja mencegah masuknya virus Corona di Nabire. Lanjutnya, lebih baik kita melalukan pencegahan dengan membentuk tim kerja yang langsung dikordinir oleh pemerintah daerah bersama instansi teknis, sebab cerita virus ini bukan isu lokal tetapi sudah menjadi buah bibir yang mendunia, bahkan ini merupakan virus berbahaya dan mematikan. Untuk itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait diminta jangan duduk diam, tetapi mulai sekarang harus membentuk tim kerja virus Corona tingkat Kabupaten Nabire agar tim ini bekerja di lapangan juga memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak merasa takut akan isu-isu tidak benar. Sehingga kepada pemerintah daerah dan juga instansi teknis, jangan lagi menunda–nunda waktu, tetapi harus lebih serius lagi karena dengan pembukaan lokasi-lokasi tambang di daerah ini, justru banyak pula orang asing dari luar yang datang dan melakukan aktivitas pertambangan di wilayah Kabupaten Nabire.(des)
Bagikan artikel ini



