Pemda dan Dinkes Sosialisasi dan Koordinasi Siaga Darurat Corona
NABIRE - Sebelum terjadi atau masuknya virus Corona di Kabupaten Nabire, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire mela
Bagikan
NABIRE - Sebelum terjadi atau masuknya virus Corona di Kabupaten Nabire, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire melakukan kegiatan sosialisasi dan koordinasi siaga darurat virus Corona di Nabire, Senin (9/3), bertempat di ruang rapat Setda Kabupaten Nabire. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP. Di kesempatan itu, Bupati Isaias Douw dalam arahannya mengatakan, karena lewat saudara-saudari, lewat para dokter, mantri, ini untuk kita sosialisasi kepada masyarakat tentang perlunya memberikan informasi dan pemahaman yang baik dan benar terkait virus corona agar tidak masuk di Papua. Untuk itu, selalu Bupati Nabire berpesan kepada kita semua bahwa hal ini tugas bersama, mengingat Kabupaten Nabire adalah daerah sentral, baik lewat udara, laut dan darat. “Bagaimana supaya kita siap siaga yang baik, yaitu tugas bebannya kepada dinas kesehatan untuk menjaga dan melindungi masyarakat. Kami dinas atau OPD lain tidak tahu ini muncul penyebab didalam tubuh manusia, jadi jaga utama adalah dinas terkait untuk mengatasi hal itu di daerah ini,” katanya. Mengapa dikatakan demikian, karena lanjut Isaias Douw, yang menanggani masalah kesehatana itu tugasnya dinas kesehatan dalam hal tim medis. Pemerintah daerah hanya membackup agar penyakit dan virus Corona ini tidak masuk di wilayah Kabupaten Nabire. “Kalau masuk kita ini hilang satu hari berapa orang tidak tahu, kalau dulu tahun 70 an kebawah itu mayat orang antrean bawa kekuburan satu hari itu mati 20 atau 30 orang, karena masyarakat tidak tahu jaga kesehatannya sendiri,” tambahnya. Bupati Isaia meminta kepada kita ini bagaimana supaya kita menjaga pelabuhan, Bandara dan jalan masuk keluar di wilayah lain. Kalau kita Papua kena itu habis karena kita tidak tahu jaga diri hingga bagaimana supaya Dinkes dan jajarannya atur baik menjaga masyarakat kita bersama di tiga pintu utama tadi, itu yakni udara dan laut dan darat. Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Yulian Agapa, M.Kes mengatakan, kita sedang ikuti lewat media baik media elektronik maupun media cetak, yaitu cek bahwa penyakit ini, sudah di Indonesia. Berita terkini itu ada enam penderita yang sudah ada di Indonesia apalagi dengan adanya Indonesia yaitu, segala pintu terbuka, baik itu dari trasportasi lewat udara, trasportasi lewat darat maupun trasportasi lewat laut dibandingkan dengan beberapa tahun lalu. Dikatakan, dalam rangka kesiap-siagaan ini ada beberapa kabupaten sudah melaksanakan kegiatan seperti ini dan kita Nabire pun Pemerintah Kabupaten Nabire menghadirkan kita sekalian untuk dapat mengikuti kegiatan sosialisasi tentang siap siaga menghadapi virus corona yang sudah menghabiskan nyawa orang yang masih tinggi sehingga dinas kesehatan sebagai pembina kesehatan di wilayah kabupaten ini, perlu kami sampaikan kepada Bupati Nabire. Untuk itu, lewat kesempatan ini, kami menghadirkan bapak/ibu saudara-saudari yang dipercayakan Tuhan untuk memangku jabatan-jabatan tertentu baik di organisasi formal maupun organisasi nonformal supaya menjadi penyambung lidah kepada seluruh warga masyarakat di Kabupaten Nabire agar dapat mewaspada virus corona dan perlu kami sampaikan kepada Bupati bahwa dinas kesehatan juga sudah menyurati pimpinan tinggi hotel yang ada di Kabupaten Nabire. Ini agar para pengguna hotel yang datang dari negara luar, misalnya dari negara Korea, Cina, Jepang yang datang mencari emas disini, itu kami sudah menyampaikan untuk mereka harus melaporkan hal ini kepada dinas kesehatan supaya penyakit ini tidak bawa oleh mereka-mereka yang datang dari luar supaya masyarakat Kabupaten Nabire kedepan tidak terkena corona. “Itulah sebabnya pada kesempatan ini saya selaku kepala dinas mohon kepada Bupati Nabire memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi siap siaga dalam rangka melindungi masyarakat Kabupaten Nabire, kita jaga bersama,” pungkasnya.(modes)
Bagikan artikel ini



