JAYAPURA - Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi yang ditemui usai rapat tertutup dengan Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekda Papua, Elia Loupatty dan Kepala SKPD terkait, mengatakan pembangunan venue PON XX Papua, seseuai ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua.   Dikatakan, dalam rapat tersebut ada tiga hal yang dibahas pertama terkait pembangunan venue PON di Papua tahun 2020, Sumber Daya Manusia (SDM) dan rencana penyerahan bendera PON yang akan diterima oleh Gubernur Papua pada penutupan PON Jawa Barat, September mendatang. Yusuf mengatakan, pembangunan Venue PON Papua akan dilakukan dengan beberapa strategi dengan merujuk pada ketersediaan anggaran Pemerintah Provinsi papua. Jadi, untuk tahun ini, kurang lebuh 20 dokumene lelang yang kita sudah masukan di ULP,” ujar Yusuf kepada wartawan, Sabtu kemarin. Ia mengatakan, pembangunan yang sifatnya rehap diperkirakan selesai dalam satu tahun. Sementara bangun venue PON yang baru, kita targetkan selesai tahun 2019. Disinggung soal masalah stadion utama PON XX di Kampung Harapan, Sentani Kabupaten Jayapura, Yusuf mengaku, tanah itu milik Pemerintah Provinsi Papua. Tapi kalau masih ada pihak-pihak yang palang, itu akan diselesaikan oleh tim tanah Pemerintah Provinsi Papua. “Kita tidak masuk sampai di masalah tanah, Disorda Papua prinsipnya siap membuat perencanaan untuk pembangunan Venue Papua XX Tahun 2020 ,” ujarnya lagi. Sementara itu, lanjut Yusuf,  Gubernur Papua Lukas Enembe akan menerima Bendera PON dari Ketua Umum KONI Pusat pada Upacara Penutupan PON XIX 2016 Jawa Barat, September mendatang. ‘Kita dalam itu, kita membahas launching Maskot PON XX dan penerimaan  Bendera PON di Jawa Barat nanti. Dimana, saat penutupan Gubernur akan menerima Bendera PON sebagai tuan rumah PON XX,” ucapnya. (bams)