Pembangunan SMA Unggulan Nabire Jangan Jadi Pajangan
NABIRE - Pemilik lokasi pembangunan SMA Unggulan yang berada di Kampung Nusantara Kimi, Distrik Teluk Kimi, Petrus Semuel Jap Marey, S.Pd, m
NABIRE - Pemilik lokasi pembangunan SMA Unggulan yang berada di Kampung Nusantara Kimi, Distrik Teluk Kimi, Petrus Semuel Jap Marey, S.Pd, meminta agar SMA Unggulan segera dibuka atau melaksanakan proses penerimaan murid baru. Sebab jika dilihat dari seluruh bangunan kelas telah selesai dibangun. Sehingga Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Provinsi Papua diminta mengambil langkah. Karena pembangunan SMA Unggulan ini menjadi harapan dari semua masyarakat di wilayah adat Meepago untuk meyekolahkan anak-anak mereka di SMA Unggulan tersebut. Jika tidak, jangan hanya membangunan SMA Unggulan Nabire menjadi pajangan untuk dilihat oleh orang, tetapi fungsinya tidak ada dan tidak bermanfaat bagi masyarakat.
“Kehadiran pembangunan SMA Unggulan di Kampung Nusantara Kimi menjadi harapan bagi masyarakat di wilayah adat Meepago. Namun terhitung sudah 3 tahun pembangunan SMA Unggulan ini, belum ada kepastian soal penerimaan murid baru dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua. Sehingga terkesan pembangunan SMA Unggulan di Nabire ini hanya menjadi pajangan,” ujar Petrus Semuel Jap Marey, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Sabtu (3/7/21).
Katanya, hingga kini yang belum bisa dibangun adalah akses jalan masuk ke sekolah yang menjadi tugas dan tanggung jawab perintah Kabupaten Nabire. Sehingga diharapan pemerintah Kabupaten Nabire kembali dan melihat akses jalan menuju lokasi SMA Unggulan. Sebab pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua hanya bertugas membangun gedung. Sementara Pemda Nabire membangun akses jalan masuk menuju lokasi SMA Unggulan.
Dirinya selaku anak pemilik hak ulayat lokasi pembangunan SMA Unggulan, telah siap untuk menjadi perintis SMA Unggulan. Agar ada aktifitas atau proses belajar mengajar (KBM) sesuai tujuan dibangunnya SMA Unggulan. (des)
Bagikan artikel ini



