Pembangunan Gereja Dititikberatkan Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Jemaat
MULIA – Arah pembangunan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua dititikberatkan kepada pembangunan ekonomi dan keuangan jemaat. Bagaiman
Bagikan
MULIA – Arah pembangunan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua dititikberatkan kepada pembangunan ekonomi dan keuangan jemaat. Bagaimana terjadi peningkatkan ekonomi, keuangan keluarga, ekonomi jemaat, ekonomi masyarakat supaya kita semua merasakan tanda-tanda kerajaan sorga atau kerajaan Allah dalam kehidupan ditengah hidup pribadi, keluarga dan masyarakat. Atau hidup banyak orang di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Puncak Jaya. Serta menghadirkan injil Kristus yang menjadi berita yang nyata untuk membawa banyak orang dalam perubahan dalam kehidupan bermasyaarakat, sebagai bukti nyata menuju kehidupan yang aman mandiri dan sejahtera (AMANAH). Hal ini disampaikan Ketua Klasis GKI Nabire Pdt. Linda Upesy, S.Th, S.Si, M.PD dalam renungan perayaan ibadah syukur HUT ke-165 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Jemaat GKI Betel Mulia, dalam perayaan bersama denominasi gereja yang ada di Kota Mulia, Rabu (5/2) pekan lalu di halaman gedung gereja. Perayaan ibadah syukur berlansung dalam sorotan Thema “Celakalah Aku, Jika Aku Tidak Memberitakan Injil” 1 Korintus 9:16, menjadi bahan perenungan utama perayaan tahun 2020. Dan gereja telah mengambil sikap tegas dalam tahun pelayaan, tahun 2020. agar misi kerajaan sorga, kerajaan sorga itu hadir didunia ini, terutama hadir dan ada ditengah jemaat dan keluarga kristen serta semua orang beriman. Injil tahun ini mengajak kita semua orang percaya agar bertanggungjawab tentang pemberitaan injil, injil kristus tidak bicara tentang sorga saja, tetapi injil kristus juga bicara tentang Nerakah yang adalah PASTI. Yang apabila kita konkritkan dalam diri sebagai orang percaya ditengah usia 165 tahun injil ditanah papua, kita terus bertanya pada diri kita sendiri, sudah berapa banyak jiwa yang masing-masing kita menangkan untuk Tuhan dan bawah dalam hidup ini untuk menikmati serta merasakan kerajaan sorga didunia atau ditengah masyarakat,semua orang khusus masyarakat kabupaten Puncak jaya, sebab kita harus ingat ayat firman Tuhan menegaskan bahwa “Celakalah Aku, Jika Aku Tidak Memberitakan Injil” Karena injil itu membawa orang dalam hidup ini untuk bertobat dan dan berubah dalam imannya kepada Kristus Yesus, Bukan tinggal dengan rasa nyaman dalam dosa serta kejahatan dunia saja,kita juga harus tahu bahwa Injil Kristus bukan ada untuk menghadirkan pertikaian, pecah belah di antara kita sesama manusia, tetapi injil hadir dan membawa perubahan supaya setiap orang yang hidup dalam dunia ini selalu ada damai, dalam persekutuan, karena injil itu selalu membawa persatuan,kesatuan bagi semua orang beriman, semua orang percaya.injil itu adalah Allah sendiri yaitu Allah Bapa,Allah anak dan Allah didalam roh Kudus Untuk itu mari semua kita ditengah realita hidup kita, jangan hanya berbangga diri serta bersyukur karena usia injil ini sudah 165 tahun ditaburkan ditanah papua, diatas tanah damai ini, Tetapi mari kita gunakan seluruh hidup kita untuk terus memberitakan injil sebab Celakalah Aku, Jika Aku Tidak Memberitakan Injil. Kita harus sadar, bahwa melakukan kewajiban memberitakan injil kristus itu tdak bisa asal-asalan atau stengah hati atau suka-suka kita saja tetapi kita harus sadar bahwa melakukan kewajiban dalam bertanggungjawab memberitakan injil, membutuhkan penyerahan total diri kita umat manusia umat Allah, secara penuh kepada Tuhan dalam hidup dengan melatih tubuh, jiwa serta mengusai diri dan atau penuh percaya diri sepenuhnya untuk Kristus Yesus supaya ketika dan sesudah memberikan injil Kristus kepada orang lain, janganlah sampai kita ditolak dalam pemberitaan injil Kristus ditanah ini. Pemberitaan injil ada banyak pola atau cara yang digunakan untuk pemberitaan injil Kristus di tanah papua ini yaitu menghadirkan tanda-tanda kerajaan sorga dalam kehidupan semua umat manusia diTanah Papua, Tanah Damai yang tidak lain adalah Hidup Baik, Hidup Damai, Ada perubahan,Ada kesejahteraan dalam hidup kita serta semua orang. Tahun 2020 ini GKI diTanah Papua menitik beratkan seluruh pekerjaan pelayanan pada soal ekonomi dan keuangan bagaimana kita umat, sebagai gereja dapat memprogramkan kegiatan-kegiatan yang tidak hanya soal ibadah saja, karena ibadah itu sudah menjadi bagian hidup kita, Sebagai orang beriman atau orang percaya, tidak perlu bicara lagi, kita sudah tahu bagian itu. Tetapi bagaimana kita atau gereja ini membuat program yang dapat meningkatkan ekonomi dan keuangan keluarga, ekonomi jemaat, ekonomi masyarakat supaya kita semua merasakan tanda-tanda kerajaan sorga atau kerajaan Allah dalam kehidupan ditengah hidup pribadi, keluarga dan masyarakat, atau hidup banyak orang ditengah dunia ini, dan ditanah Papua lebih khusus diKabupaten Puncak Jaya sehingga menjadi bukti kemajuan, perubahan dari pemberitaan injil Kristus Yesus karena kita sendiri harus lihat perubahan itu sebagai bukti kerja kita orang beriman dalam memberitakan Injil, sebab Celakalah Aku, Jika Aku Tidak Memberitakan Injil 1 Korintus 9:16. Agar supaya benar-benar ada serta nyata kepada semua orang bahwa kita telah menghadirkan injil kristus dan menjadi berita yang nyata, membawa banyak orang dalam perubahan ditengah kehidupan bermasyaarakat khususnya diKota Mulia Kabupaten Puncak Jaya menuju kehidupan yang Aman Mandiri dan Sejahtera, “Yesus Baik, Yesus Mulia,Di Muliakan Di Mulia Kabupaten Puncak Jaya. (ist)
Bagikan artikel ini



