NABIRE - Pelepasan 19 Anak Taman Kanak-kanak (TK) angkatan 10, di sekolah TK Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Santo Antonius. Dimana 19 anak telah menyelesaikan studi di TK YPPK Santo Antonius.

Dikatakan Kepala sekolah, TK YPPK Santo Antonius, Petrus Tekege, pada Sabtu (21/6/2025), awal mulai TK YPPK Santo Antonius berdiri pada tahun 2014 secara administrasi, namun 2015 baru mulai beroperasi dan lulusan angkatan pertama, yaitu di tahun 2016.

“170 anak telah tamat di TK YPPK Santo Antonius, dimana angkatan pertama yaitu 7 anak, angkatan kedua 9 anak, angkatan ketiga 13 anak, angkatan keempat 11 anak, angkatan kelima 11 anak, angkatan keenam 23 anak, angkatan ketujuh 17 anak, angkatan kedelapan 25 anak, angkatan kesembilan 35 anak, angkatan kesepuluh 19 anak,” katanya sewaktu memberikan sambutan pelepasan untuk anak-anak TK YPPK Santo Antonius.

TK YPPK hadir turut serta mengembangkan masa depan yang baik dari tempat ini, selama 10 tahun TK ini berdiri dan terus maju, terkadang mundur sesuai dengan kondisi yang ada. namun dari jumlah siswa-siswi terus adanya peningkatan, dan tidak menurun drastis meskipun di tahun lalu dan di tahun ini sedikit jauh perbedaannya.

Ia menambahkan, kebersamaan dengan orang tua ini sangat luar biasa dikarenakan sekolah ini bisa maju, bukan hanya karena sekolah saja. Tetapi, juga ada dukungan dari masyarakat dan dukungan orang tua, dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, serta yayasan. Karena eksistensi sekolah ini tetap ada dan sekarang sudah mencapai 10 tahun.

“Ketika kita tidak mendidik anak-anak kita sejak dini, dan kita mengabaikan itu menjadi salah satu langkah kita menghambat kemajuan anak-anak,” ujarnya.

Ia pun berharap untuk anak-anak yang baru saja tamat, jangan dilepas dan jangan biarkan guru-guru yang mengatur di sekolah, orang tua tetap harus melakukan pendampingan. 

Tidak usah ragu dengan anak-anak bapak ibu yang 19 anak telah selesai. Mereka sudah menampung yang terbaik untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu Sekolah Dasar (SD). 

Di sini (TK) tempat belajar untuk jujur dan bertanggung jawab, maka dari itu untuk 19 anak tersebut untuk orang tua agar tidak ragu kepada anak-anaknya. Pembelajaran penting kepada anak ialah tentang tidak memukul ke sesama teman, karena itu akan menghambat pola pikir serta tumbuh kembang anak kedepannya.(edi)