NABIRE - Pelayanan dan sarana-prasarana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire menjadi sorotan utama. Dalam kunjungan mendadak yang dilakukan oleh rombongan Pemerintah Kabupaten Nabire, berbagai kendala ditemukan dan menjadi perhatian serius untuk segera diperbaiki.

Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan langsung kondisi tersebut kepada awak media di RSUD Nabire pada Rabu (27/8/2025). 

Ia menjelaskan bahwa kunjungannya bersama Wakil Bupati Nabire bertujuan untuk mengecek secara langsung kualitas pelayanan dan kelengkapan fasilitas yang ada.

“Kami rombongan bersama Wakil Bupati Nabire datang mengecek seperti apa pelayanan dan sarana-prasarana yang ada di rumah sakit ini. Dan setelah kami cek, ternyata masih banyak hambatan,” ujar Yulianus.

Salah satu masalah mendesak yang disoroti adalah ketersediaan air bersih. Yulianus menyebutkan bahwa pasokan air sangat minim dan membutuhkan penanganan cepat. Rencananya, masalah ini akan dibahas langsung dengan bupati untuk kemudian ditindaklanjuti dalam rapat bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perusahaan Air Minum (PAM) agar segera mendapat solusi.

Selain masalah air, rombongan juga menyoroti kekurangan tempat tidur di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hal ini dikarenakan banyaknya keluhan masyarakat terkait kapasitas IGD yang tidak memadai. 

Yulianus mengatakan bahwa tempat tidur di IGD masih kurang dua unit dari yang seharusnya.

Namun, ia menambahkan bahwa Direktur RSUD Nabire telah memprogramkan pengadaan tempat tidur tambahan. Ia berharap program tersebut dapat segera terealisasi untuk meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi pasien.

“Semoga dalam waktu yang cepat, masalah-masalah ini bisa terselesaikan,” pungkasnya. Peninjauan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Nabire.(sam)