SUGAPA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Intan Jaya menggelar pelatihan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) dan Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA) versi 2.1 bagi tim program Tuberkulosis (TB) dan HIV yang berasal dari Puskesmas, RSUD dan Dinkes Intan Jaya. Demikian rilis yang diterima media ini, Kamis (2/5/25) siang.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam pengelolaan data dan pelaporan program TB dan HIV secara digital. Sehingga mendukung efektivitas penanggulangan penyakit tersebut di wilayah Kabupaten Intan Jaya. Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya, Yoseph Tipagau, S.Kep. 

Dalam sambutannya, Kadinkes Yoseph Tipagau, S.Kep menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan berfikir dan tindakan demi mewujudkan Intan Jaya Sehat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia, Sugiyono, SKM, menyampaikan, pelatihan ini akan dilaksanakan selama 2 hari dan berfokus pada pemanfaatan aplikasi SITB dan SIHA versi 2.1 sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pencatatan, pelaporan, serta monitoring dan evaluasi program secara akurat dan tepat waktu. Sekaligus sebagai pemantapan layanan sebelum running alat TCM di PKM Bilogai dan RSUD serta menyiapkan PKM Bilogai sebagai Layanan PDP Program HIV.

Langkah ini sejalan dengan upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pengendalian penyakit menular, khususnya TB dan HIV, yang menjadi prioritas dalam program kesehatan daerah. Penggunaan aplikasi digital diharapkan dapat mempercepat proses pelaporan dan pengambilan keputusan berbasis data. Sehingga program penanggulangan TB dan HIV dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesehatan masyarakat di Intan Jaya. (media online humas)