NABIRE - Manager PT. PLN Rayon Wamena, Yohanis Soedarmono, T.S,Sos mengatakan, hingga awal tahun 2013 semua pelanggan PT. PLN Rayon Wamena sudah 100 persen menggunakan kartu prabayar. Hingga saat ini jumlah pelanggan listrik PT. PLN Rayon Wamena berjumlah 200.000 pelanggan. Dikatakannya disela-sela peresmian sarana kelistrikan dan program unggulan PT. PLN Papua dan Papua Barat, Kamis (14/2), di Kabupaten Wamena sudah tidak ada lagi Listrik Desa (Lindes). Tetapi semua sudah terpusat pelayanan pada satu mesin pembangkit listrik alias “Solutif“ langsung dari mesin milik PT. PLN Rayon Wamena.    Sementara hingga saat ini PT. PLN Rayon Wamena hanya didukung dengan tenaga personalia sebanyak 51 karyawan. Namun dengan menggunakan kartu prabayar sudah tidak ada lagi petugas yang mencatat meteran.  Tetapi semua kita siapkan untuk menjaga kerusakan mesin dan gangguan alam lainnya yang bisa menyebabkan adanya pemadaman. Dan untuk diketahui semua pihak bahwa Listrik Prabayar (LPB) di Kabupaten Wamena intinya menggunakan LPB agar ada transparansi. PT. PLN tidak rugi tetapi juga para pelanggan dan pada intinya sama-sama jujur, baik PT. PLN sebagai pelayan dan pelanggan sebagai pengguna jasa listrik. Sehingga untuk program ke depan bagi PT. PLN Rayon Wamena akan diperbanyak tempat penjualan pulsa listrik yang siap melayani 1x24 jam di seluruh Kabupaten Wamena.“Untuk pelanggan yang sudah dikenal saat ini dapat dilayani via telepon, jika itu malam hari dan pelanggan tersebut akan datang besok harinya untuk membayar di loket atau tempat penjualan pulsa listrik,” tutur Yohanis. (Erens E. Rumbobiar)