Pejabat Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional Dilantik
NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si, melantik dan mengambil sumpah janji Pejabat Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional pada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, pada Kamis (7/3/24), bertempat di Aula Maranatha Malompo Nabire, Provinsi Papua Tengah.

NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si, melantik dan mengambil sumpah janji Pejabat Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional pada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, pada Kamis (7/3/24), bertempat di Aula Maranatha Malompo Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Seusai pelantikan dibacakan integratis pegawai negeri sipil dan menandatanganan berita acara, di hadapan rohaniawan dan Forkopimda serta undangan yang hadir lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Nabire Mesak Magai mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan bagi para pejabat, baik itu administrator dan funsional di lingkungan pemerintah Kabupaten Nabire ini sesuai ketentuan undang-undang.
“Orang lain anggap kita tidak mampu, dalam momen masa jabatan Puskesmas dan kepala sekolah dan lain sebagainya. Dari awal kita sudah lantik, namun masa kepemimpinan kami ini mulai dari 8 November 2021 sampai dengan hari ini. Slama dua tahun tiga bulan berjalan, sehingga dalam waktu yang singkat ini lebih banyak saya dengan beberapa kepala OPD konsentrasi penuh bekerja, untuk meningkatkan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Nabire,” ujarnya.
Oleh sebab itu, di kesempatan yang sangat singkat ini kami upaya bagaimana untuk menata kembali pembangunan Kabupaten Nabire dari berbagai bidang. “Waktu untuk kami mau melantik kepala sekolah atau kepala Puskesmas dan semuanya, itu agak susah tetapi kita bersyukur bahwa pada saat ini ada momen yang tepat untuk kita melantik semua kepala sekolah dan kepala Puskesmas termasuk pejabat-pejabat lain,” katanya.
Tambahnya, pemerintah daerah memyampaikan permohonan maaf kepada bapak/ibu sekalian terutama kepada kepala sekolah TK/SD, SMP, SMA/SMK termasuk kepala Puskesmas. “Saya percaya bahwa melalui pelantikan ini akan menambah motivasi baru untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan yang baik di wilayah kita,” ucap Mesak Magai.
Di dalam visi misi pembangunan Kabupaten Nabire, pemerintah itu mencanangkan bagaimana mewujudkan Nabire yang hebat.
“Orang lain anggap juga, di dalam momen masa jabatan kami dua tahun delapan bulan tidak mudah membalik telapak tangan begitu saja, tetapi kenapa saya katakan bahwa Nabire itu hebat, saya dengan saudara-saudara kita semua ini pantau daerah-daerah lain atau kabupaten lain seperti Nabire ini, tidak ada batang singkong saja kita buang, bulan depan daunnya kita sudah panen, lautnya mantap, alamnya bagus,” imbuhnya.
Ketika Indonesia ini tahun 1997/1998, negara kita dilanda dengan krisis ekonomi monoter. Nabire tidak terasa, kenapa? kenapa kami Nabire tidak terasa saat itu juga emas Topo masyarakat bisa jamin kebutuhan untuk kesejatraan masyarakat kita. “Oleh sebab itu, saya katakan bahwa Nabire itu hebat, di tahun 2022 saya bekerja keras bagaimana untuk ibukota Provinsi Papua Tengah dari Timika pindah ke Nabire,” akunya.
Karena didalam visi misi pembanguan kabupaten Nabire, kami canangkan poin pertama adalah masalah jaminan keamanan bagi masyarakat kita. “Saya bukan anggap remeh terhadap TNI, Porli yang ada, tetapi ketika luas wilayah seperti Nabire, ketika kita lihat penduduk majemuk seperti Nabire, laksana Indonesia mini berbagai karakter, budaya, perilaku yang beda ini sangat berat untuk kita tanggung jawab,” tambahnya.
Oleh sebab itu, Tuhan jawab melalui pemekaran daerah otonom baru yang awalnya dalam rancangan Undang-undang Otonomi Khusus atau rangcanagan Undang-undang tDOB itu, beribukota di Timika, tetapi berbagai lobi, pendekatan cara politik yang kami lakukan, sehingga ibukota Provinsi Papua Tengah pindahkan ke Nabire,” pungkasnya.(modes)
Bagikan artikel ini



